Regional
Teman Itu Menjaga, Mahasiswa KKN UNSIKA Deklarasi Anti Perundungan di SDN Malangsari II
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Tolak Perundungan, Mahasiswa KKN UNSIKA Tim 116 menggelar deklarasi kampanye Anti Perundungan pada anak-anak di SDN Malangsari II, Desa Malangsari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Rabu (21/9/2022).
Dengan mengangkat tema, ‘Teman Itu Menjaga’ berawal atas keperihatinan mahasiswa akan maraknya perundungan di lingkup pendidikan yang dimulai dari Sekolah Dasar (SD).
Setelah beberapa pekan, Mahasiswa KKN Tim 116 mengabdi di Desa Malangsari, terlihat adanya kemungkinan perundungan tersebut yang dianggap menjadi hal lumrah, bahkan tak mendapat perhatian khusus baik dari keluarga, lingkungan dan pendidikan. Padahal perundungan itu sendiri sangat berdampak panjang bagi manusia, khususnya anak-anak.
Mewakili Fakultas Hukum UNSIKA sebagai pelopor Deklarasi Anti Perundungan, Inkcrah Prudensia mengatakan, bahwa Mahasiswa KKN telah melaksanakan deklarasi anti perundungan di SDN Malangsari II. Diluar ekspektasi, para peserta didik pun nampak antusias menyimak sosialisasi anti perundungan oleh Mahasiswa Tim 116.
“Anak-anak tersebut menjadi sadar bahwa perundungan merupakan perilaku yang salah dan akan berdampak buruk untuk mereka yang terkena perundungan baik secara Fisik maupun Psikis,” ujar Inkcrah, Rabu (21/9/2022).
Maka dari itu, menurut Inkcrah, anak-anak SDN Malangsari II sangat perlu sosialisasi anti perundungan. Terlebih setelah diadakannya sosialisasi tentang bahaya perundungan terhadap anak-anak, Mahasiswa Tim 116 juga menyediakan media yang nantinya akan ditandatangani oleh seluruh audience sosialisasi tersebut.
“Tujuan mendeklarasikan adalah bahwa anak-anak SDN Malangsari II tidak akan melakukan perundungan,” tandasnya.
Lebih lanjut, Raihan Khoerunisa mengungkapkan, selain deklarasi Anti Perundungan, Mahasiswa KKN Tim 116 juga membagikan gantungan kunci kepada anak-anak SDN Malangsari II, dengan hastag For Every Child dan Teman Itu Menjaga.
“Diharapkan setelah ini bisa menjadi contoh untuk menyampaikan hal yang sama di sekolah-sekolah sekitar atau lingkungan, agar lebih peka terhadap aktivitas pergaulan dan dapat menjadi pengingat bahwa anak-anak SDN Malangsari II pernah benjanji untuk tidak melakukan perundungan dan dapat diimplementasikan dikehidupan sehari-hari,” pungkas Raihan. (rls/cho)

You may like

Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah, Bapenda Karawang sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS
Pos-pos Terbaru
- Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah, Bapenda Karawang sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger







