Regional
Tanahnya Mau Digusur, Warga Bantaran Kali Kalapa Mengadu Ke DPRD Karawang
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Puluhan warga Bantaran sungai Kali Kalapa desa Wadas Kecamatan Teluk Jambe Timur Kabupaten Karawang yang didampingi kuasa hukumnya mendatangi kantor DPRD Karawang, Selasa (8/6/2021).
Kedatangan warga tersebut terkait melaporkan penggusuran rumah dan bangunan tempat usaha serta Lumbung Teater yang berada di lokasi wilayah Bantaran Kali Kalapa Desa Wadas.
Aksi warga Bantaran Kali Kalapa diterima Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Karawang H Endang Sodikin bersama pihak dinas PUPR ,PJT dan Dinas OPD. Dalam hasil mediasi tersebut berlangsung aman dan lancar.
Dalam penyampaiannya H Endang Sodikin mengatakan bahwa pihaknya mengundang instansi terkait dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat untuk berdiskusi menemukan solusi soal normalisasi yang mengakibatkan rumah warga harus digusur.
“Pada intinya normalisasi ini sangat bermanpaat bagi masyarakat desa wadas dan sekitarnya, ketika hujan turun 2 sampai 3 jam biasanya banjir namun setelah dinormalisasi sekarang tidak banjir lagi,tetapi ada masalah baru di antaranya adanya aktifitas masyarakat di bantaran kalikalapa yang kena gusur,” jelas Endang Sodikin.
Dikatakan Endang Sodikin, sampai pada akhir dari bahasan pada agenda rapat dengar pendapat belum ditemukan solusi yang konkrit atas terjadinya penggusuran. Untuk itu, Komisi III kedepannya akan terus berupaya menemukan titik temu.
“Mudah-mudahan ke depan sebagaimana yang telah di sampaikan Asda 2 bahwa kita akan kaji lagi kembali solusi yang terbaik. Mudah-mudahan relokasi akan menjadi win-win solusion buat masalah ini,” harapnya.
Sementara itu kuasa hukum warga bantaran Kali Kalapa Hendro Supriyatna mengatakan, bahwa hasil dari mediasi tersebut Dead Lock (Jalan Buntu) serta akan di bahas kembali sehingga tidak ada yang saling di rugikan kedua belah pihak.
“Kami jelas setuju dengan normalisasi perlu di ketahui dan dijelaskan kalau ada pembongkaran itu harus berdasarkan putusan pengadilan bukan berdasarkan kesewenang-wenangan. Yang kami paling tegaskan bahwa banjir itu bukan di sebabkan oleh kami, tapi oleh kawasan yang semena-mena tanpa ijin yang jelas membuang air ke kali kalapa,” pungkasnya. (red)


You may like

Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif

Ops Jaran Lodaya Tekan Kejahatan Jalanan, Polres Karawang Bekuk Pelaku Curanmor Asal Lampung

FH UNSIKA Raih Akreditasi Unggul dan Pengakuan Internasional ACQUIN

Gagalkan Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas, Polres Karawang Dalami Jaringan Pemasok dari Luar

Tim Sanggabuana Polres Karawang Ringkus Pelaku Curanmor, Terungkap dari Jejak Penjualan Motor Curian di Facebook

Energi Kurban Pancarkan Takwa, PLN Hadirkan Terang untuk Sesama Lewat Light Up The Dream di Momen Idul Adha
Pos-pos Terbaru
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif
- Ops Jaran Lodaya Tekan Kejahatan Jalanan, Polres Karawang Bekuk Pelaku Curanmor Asal Lampung
- FH UNSIKA Raih Akreditasi Unggul dan Pengakuan Internasional ACQUIN
- Gagalkan Penyelundupan Narkotika ke Dalam Lapas, Polres Karawang Dalami Jaringan Pemasok dari Luar
- Tim Sanggabuana Polres Karawang Ringkus Pelaku Curanmor, Terungkap dari Jejak Penjualan Motor Curian di Facebook






