Connect with us

Regional

Tak Diterima Kerja, Dua Pemuda di Sukabumi Rusak Kantor Ekspedisi Lazada Lion Parcel

Published

on

INFOKA.ID – Dua orang pemuda nekat merusak kantor ekspedisi Lazada Lion Parcel Jampangkulon di Kampung Ciawali Tali, Kelurahan/Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa terjadi pada Selasa (18/10/2022) lalu.

Dua pelaku itu berinisial ZV alias Azil (18) asal Kampung Ciawi Tali, Jampangkulon dan YAA alias Yoga (22) asal Kampung Cijati, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu.

Kapolsek Jampangkulon, Iptu Muhlis mengatakan, saat ini dua pemuda tersebut telah diamankan.

“Kedua pelaku sudah kami amankan tanggal 23 Oktober 2022 kemarin,” jelasnya dikutip TribunJabar.id, Selasa (25/10/2022).

Muhlis menjelaskan, Kepala Sorter menjadi korban penyerangan dua pemuda itu mengalami luka di kedua tangan akibat cakaran dua pemuda tersebut.

“Korban mengalami luka pada bagian tangan kanan dan kiri bekas cakaran dan mengalami rasa sakit pada bagian punggung. Sehingga Korban melaporkan kejadian tersebut ke kantor polsek Jampangkulon,” kata Muhlis.

Sementara, Kepala Sorter ekspedisi Lazada Lion Parcel Jampangkulon, Agung Derajat Almutakin mengatakan ketika peristiwa terjadi dirinya tengah piket malam, tiba-tiba kantor ekspedisi Lazada Lion Parcel didatangi pemuda yang mengetuk-ngetuk rolling door kantor yang telah ditutup.

“Pada malam itu kebetulan saya lagi piket kerja malam, kantor ini kan depannya rolling door, saya tutup digembok, tiba-tiba ada suara gemuruh di luar, saya ada 3 orang di sini piket, pas waktu itu ada yang ngedobrak atau mencokel rolling, keluar-keluar katanya gitu.

“Pas gak lama kemudian itu gak ada, beberapa menit kemudian datang lagi, terus gedor-gedor lagi, kalau dari suara itu ada 3 orang, tapi saya gak lihat karena takut,” ujarnya.

Ternyata, yang menggedor-gedor rolling door itu merupakan dua orang pemuda yang sempat melamar pekerjaan, dua pemuda berinisial ZA dan YAA itu mendobrak rolling door dan menyerang pegawai kantor ekspedisi, mereka ngotot ingin diterima kerja.

Padahal, Agung telah memberikan penjelasan bahwa di kantor cabangnya sedang tidak ada loker, ia pun telah mengarahkan bahwa keputusan penerimaan pegawai ada di kantor pusat.

“Awalnya kan minta pekerjaan ke sini melamar, saya arahkan ke kantor pusat langsung, soalnya di sini kantor cabang, masalah keterima gak keterimanya itu urusan kantor pusat, saya hanya bisa memberi arahan ke sana, udah beberapa waktu itu orang tersebut ke sini menanyakan,” ucap Agung.

“Sebelum menanyakan orang tersebut, saya udah ngasih tahu ada loker di wilayah Ciracap sama Ciemas gitu kan, kalau Cimanggu Kalibunder gak ada, saya udah memberi tahu itu semuanya. Tapi sebaliknya dia ngotot, alasannya ingin diterima langsung di bagian dalam di sini di bidang Lazada logistik paket,” jelasnya.

Akibatnya, rolling door kantor ekspedisi itu rusak dan Agung pun mengalami luka.

“Kalau kasus ini sudah saya laporkan ke polisi,” kata Agung. (*)

Sumber: TribunJabar.id