Regional
Selama Pandemi Covid-19, Ada 8.000 Kasus Perceraian di Karawang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pengadilan Agama (PA) Karawang mencatat sedikitnya 8.000 pasangan suami istri mengajukan perceraian selama dua tahun pandemi Covid-19 atau 2020 hingga 2021.
Panitera Muda Hukum pada Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Iskandar, menjelaskan pada tahun 2020 lalu ada 3.873 kasus perceraian. Dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 4.042 kasus.
“Naik sekitar lima persen kasusnya pada 2020 dan 2021,” katanya, Sabtu (18/6/2022).
Iskandar merincikan, dari 3.873 kasus perceraian pada tahun 2020, sebanyak 65 persennya merupakan cerai gugat. Dan pada tahun 2021, dari 4.042 kasus, lebih dari 65 persennya merupakan cerai gugat, sedangkan sisanya cerai talak.
“Artinya dalam kasus perceraian itu, didominasi istri yang menggugat cerai terhadap suaminya,” imbuhnya.
Dia mengatakan, untuk kasus perceraian per bulan Maret tahun 2022, mencapai 405 kasus. Dari 405 kasus perceraian, 80 persen merupakan cerai gugat dan sisanya cerai talak.
“Dan untuk yang dikabulkan sebanyak 82 cerai talak dan 262 cerai gugat,” ujarnya.
Menurutnya, sejauh ini Pengadilan Agama Karawang sudah berusaha melakukan tahapan mediasi agar tidak terjadi perceraian. Akan tetapi semua keputusan ada pada kedua pasangan tersebut.
Untuk penyebab atau alasan mengajukan perceraian lebih banyak karena faktor ekonomi sehingga terjadi perselisihan atau pertengkaran hingga muncul orang ketiga.
“Karena saat masa pandemi, jadi terdampak, ada yang karena jadi korban PHK yang akhirnya tidak bisa menafkahi, ada yang berselisih terus dan akhirnya memutuskan untuk berpisah,” tandasnya. (*)
You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD







