Regional
Satgas Pangan Polda Jabar Investigasi Harga Kedelai Murni, Tidak Ada Penimbunan
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Harga kedelai melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Akibatnya, sejumlah pabrik pembuatan tahu di Jawa Barat menjerit.
Satgas Pangan Polda Jawa Barat turut melakukan pemantauan terkait melonjaknya harga kedelai di wilayah hukumnya dan koordinasi dengan asosiasi pedagang tahu dan tempe pun dilakukan.
“Sudah kita rapatkan dan bergerak melakukan koordinasi sama asosiasi,” terang Direskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol. Yaved Duma, Selasa, (1/6/2021)
Selain melakukan koordinasi dengan asosiasi pedagang tahu dan tempe, Kombes Pol Yaved Dumamenuturkan bahwa pihak terkait juga melakukan operasi pasar di wilayah hukum Polda Jabar, guna memastikan penyebab kenaikan harga kedelai.
“Ini direspon oleh Satgas Pangan Jabar untuk melakukan operasi pasar dan menghimbau Puskop produsen tempe tahu agar tidak meliburkan kegiatan produksi dan penjualan,” tutur Perwira Menengah Polda Jabar.
Berdasarkan hasil operasi pasar, kenaikan harga kedelai murni karena harga di pasaran naik. Artinya, tidak ada upaya penimbunan atau tindakan melanggar hukum dalam hal kenaikan harga kedelai.
“Kenaikan dikisaran harga Rp10.084 per kilogram. Sehingga harga di tingkat pengrajin juga mengalami kenaikan sampai Rp10.500 per kilogram,” tutur Kasatgas Pangan Polda Jabar.
Harga keledai yang melambung tinggi membuat perajin tahu dan tempe di Kota Bandung berencana akan mogok selama tiga hari, mulai dari 28 sampai 30 Mei 2021.
Hal ini efek dari kenaikan harga kacang kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe, dari Rp9.800 per kilogram pada awal Mei 2021 menjadi Rp10.500 pada akhir Mei 2021. (*)

You may like

Sambut Menteri Lingkungan Hidup, FORDAS Cilamaya Siap Jadi Mitra Kritis

Dua Arahan Tegas Kapolres Karawang, Siaga Pengamanan May Day dan Zero Pelanggaran Anggota

Sanema Tour Gelar Halal Bihalal Akbar, Reunikan Ribuan Alumni Jamaah Umrah Karawang Sejak 8 Tahun Lalu

Berawal dari Razia Helm, Satlantas Polres Karawang Ringkus Pengedar Sabu di Bundaran Ciplaz

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
Pos-pos Terbaru
- Sambut Menteri Lingkungan Hidup, FORDAS Cilamaya Siap Jadi Mitra Kritis
- Ogah Cuma Formalitas! Sekda Muba Pasang Badan, Siap ‘Bongkar’ Anggaran 2026 Demi Rakyat
- Dua Arahan Tegas Kapolres Karawang, Siaga Pengamanan May Day dan Zero Pelanggaran Anggota
- Sanema Tour Gelar Halal Bihalal Akbar, Reunikan Ribuan Alumni Jamaah Umrah Karawang Sejak 8 Tahun Lalu
- NasDem Sumsel Siapkan Amunisi Gen z Ubah Stigma Politik Kotor Jadi Gerakan Perubahan







