Regional
Satgas Covid-19 Karawang Kesulitan Tracing, Banyak Kasus Covid-19 Ditutup-tutupi
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Karawang Fitra Hergyana menyebut kendala dalam proses pelacakan kasus virus corona. Salah satunya instansi yang tak terbuka dan terkesan ditutup-tutupi.
Fitra menilai sikap tertutup tersebut menjadi penyebab terlambatnya proses tracing. Padahal hal ini bisa memicu angka kasus Covid-19 terus meningkat.
“Bukan apa-apa, kita untuk memutus mata rantai (penyebaran Covid-19). Jadi gak usah ditutup-tutupi,” ungkap Fitra di RSUD Karawang, Jumat (8/1/2021), seperti dilansir dari Kompas.com.
Sifat tak terbuka ini, kata Fitra, cenderung terjadi pada klaster perkantoran.
Pada kasus di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) misalnya, karena terlambat melapor ke satgas, pelacakan kasus Covid-19 pun kadi lambat.
“Terungkap setelah 14 hari, jadi melewati masa inkubasi,” ucap dia.
Kasus serupa juga terjadi di Bank Bukopin Karawang. Fitra menyebut ada laporan dari masyarakat ke Satgas Penanganan Covid-19 Karawang.
“Kami langsung memanggil Kepala Cabang (Bank Bukopin)-nya untuk menghadap gugus tugas (satgas),” ujar Fitra.
Fitra mengungkap ada 8 orang yang positif Covid-19 di Bank Bukopin Karawang. Itu pun belim dilakukan tracing oleh satgas.
“Itu belum tracing,” ungkapnya.
Meski begitu, kata dia, petugas tracing kasus virus corona di Karawang cukup. Selain satgas, petugas puskesmas di 30 kecamatan di Karawang sudah terlatih.
“Cukup,” kata dia.
Diketahui, hingga Kamis (7/1/2021) kasus Covid-19 di Karawang sebanyak 6.788 orang, naik 72 dari hari sebelumnya. Rinciannya 23 isolasi mandiri, 1.246 dalam perawatan, 5.189 sembuh, dan 230 orang meninggal dunia. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan siaga 1 Covid-19 bagi Karawang dan Depok. (*)
Sumber: Kompas.com


You may like

Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri

Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City

Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang

Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya

Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang
Pos-pos Terbaru
- Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang






