Connect with us

Regional

Salah Siapa? ASN Terpaksa “Ngutang” Gegara TPP 13 Tidak Cair

Published

on

KARAWANG – Beberapa ASN Pemkab Karawang terpaksa mencari pinjaman agar kegiatan rutin bisa tetap berjalan, lantaran pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 13 tidak dicairkan.

“Kalau tahun 2019, kita gak sampai gini kang. Gara-gara tahun politik kami jadi korban,” ketus seorang pejabat eselon III di Pemkab Karawang kepada Infoka.

Pejabat yang meminta namanya tidak dipublikasikan ini mengatakan, kondisi ini sebenarnya tidak harus terjadi jika bupati pro terhadap ASN. “Ini salah kaprah. Tahun 2019, aturannya kan masih sama dengan tahun 2020, tapi TPP 13 waktu 2019 masih dicairkan untuk kami para ASN. Kenapa tahun sekarang tidak cair? Apakah karena takut kehilangan dukungan dari kalangan guru?,” keluh ASN berambut ikal ini.

Dikatakannya lagi, tidak hanya dirinya yang merasa resah, sejumlah pejabat lainnya juga merasakan hal yang sama. “Tak hanya saya, ada beberapa pejabat lain juga merasakan hal yang sama. Malahan sebagian sudah terpaksa berhutang,” cetusnya

Menanggapi itu, Sekda Karawang Acep Jamhuri beralasan TPP 13 yang ditunggu ASN Pemkab Karawang di Tahun 2020 terdapat perubahan aturan dimana TPP yang dimaksud adalah berbasis kinerja, sehingga TPP 13 belum bisa dicairkan, karena selain menghadapi Pandemi Covid-19 ada hal-hal yang tidak diperbolehkan untuk dibagikan berdasarkan PP tersebut.

“Memang anggarannya masih ada, jadi ya menjadi silpa,” ujarnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement