Connect with us

Regional

Sadis! Suami di Depok Tega Bakar Istrinya Hidup-hidup

Published

on

INFOKA.ID – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya. Korban EL harus dilarikan ke rumah sakit setelah dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri, LN.

Akibatnya, EL mengalami luka bakar sampai 45 persen dan kini ibu empat anak itu harus dirawat intensif di RSUD Kota Depok

Kejadian mengenaskan itu dilakukan LN di rumah mereka di kampung tersebut. Peristiwa memilukan itu bermula saat pelaku LN pulang ke rumah sekira pukul 18.00 WIB.

Pelaku saat itu melihat istrinya sedang asyik menyaksikan Youtube dan tak memperhatikan kedua anaknya yang masih kecil. Melihat hal tersebut, pelaku lantas menegur korban EL.

“Saat itu pelaku mendapati korban asik menonton youtube dan dua anaknya tidak diperhatikan, sehingga pelaku menegur korban dan terjadi cekcok di situ,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno dilansir TribunJabar.id, Kamis (1/9/2022).

Lantas, dua jam berselang, tepatnya pukul 20.00 WIB, pelaku kedatangan sejumlah temannya dan berujung mengkonsumsi minuman keras.

“Kemudian pukul 21.00 WIB saat rekan-rekannya pulang pelaku mendapati rumahnya berantakan,” ujarnya.

Melihat rumahnya dalam kondisi berantakan, pelaku pun emosi dan memarahi anaknya yang masih berusia 10 tahun.

Bahkan, pelaku juga sempat mengancam akan membakar anaknya sambil memegang botol berisi tiner (cairan bahan bakar yang mudah terbakar).

“Kemudian pelaku dalam kondisi mabuk memarahi anaknya yang masih berusia 10 tahun, dan diancam untuk dibakar karena pelaku sudah mengambil tiner,” katanya.

Mendengar suaminya marah-marah, EL kemudian keluar. Bukan mereda, pelaku LN malah mengancam korban dan akhirnya menyiramkan tiner ke tubuh EL.

Lantas, pelaku menyalakan api dari korek gas hingga korban terbakar.

“Api juga menyambar sebagian lengan anak korban pada saat itu,” ujarnya.

Suara teriakan korban yang terbakar pun didengar sepupunya yang langsung datang menyelamatkan korban.

“Saat itu korban berteriak dan sepupunya masuk ke TKP (tempat kejadian perkara). Kemudian membawa korban ke kamar mandi untuk memadamkan apinya dengan cara disiram. Sementara pelaku melarikan diri,” katanya.

Setelah melakukan aksi kejinya, pelaku LN lantas kabur meninggalkan rumah. Hingga saat ini, pelaku belum diketahui keberadaannya dan masih diburu polisi.

“Saat ini keberadaan pelaku sudah terdeteksi, tim opsnal sudah berangkat ke lokasi, minta doanya agar dapat segera kami amankan,” ujarnya. (*)

Sumber: TribunJabar.id