Regional
Ridwan Kamil: Tidak Ada Penyekatan Jalan di Jabar saat Nataru
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan tidak akan ada rencana penyekatan kendaraan pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Meski demikian sejumlah petugas keamanan tetap disiagakan di beberapa lokasi yang berpotensi terjadi keramaian, salah satunya tempat wisata. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 sesuai momen Nataru.
“Jawa Barat sudah sangat siap, tadi detil per detil sudah kita laporkan, dari yang pertama mengomunikasikan pesan presiden, pesan pak Menko PMK, Menhub bahwa tidak ada penyekatan di jalan, yang ada itu pengetatan prokes, termasuk nanti pengecekan vaksin, pengecekan peduli lindungi, antigen dan sebagainya,” kata Ridwan Kamil di Markas Polda Jawa Barat, Kamis (16/12/2021).
Dia menyebut Jabar merupakan wilayah yang kerap dijadikan perlintasan, tujuan dari luar provinsi sekaligus pergerakan antar kota dan kabupaten. Maka, sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian sudah menyiapkan titik pemeriksaan penerapan prokes.
Dia mengaku juga akan berkoordinasi dengan pihak Polda Jabar untuk mengurangi pergerakan masyarakat dengan pelarangan bepergian ke luar kota untuk PNS kecuali kedinasan. Perayaan tahun baru juga dilarang dilakukan di jalan raya.
“Titik penyekatan sudah disiapkan oleh Pak Kapolda, dititik-titik yang selalu menjadi daerah padat, perlengkapan edukasi dan paling penting adalah kebijakan pengetatan di destinasi pariwisata yang tentunya Pak Kapolda sudah menyiapkan personel untuk memastikan seleksi melalui aplikasi PeduliLindungi itu dilakukan dengan baik,” kata dia.
Menurutnya, jika semua persiapan berjalan baik dan masyarakat taat terhadap aturan, secara teori dua minggu setelah tahun baru tidak akan ada peningkatan kasus covid-19. Dia berharap masyarakat bisa patuh dalam penerapan aturan tersebut.
“Di lapangan teori suka berbeda, makanya kami akan siaga satu, agar semua arahan Presiden berjalan dengan baik dan dimonitor epidemiologinya, Insya Allah dua minggu setelahnya tidak ada penambahan kasus,” ujarnya. (*)

You may like

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta

Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian

Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang

Laskar Farm Lapas Karawang Unjuk Gigi, Kirim Sapi Unggulan ke Kontes Piala Presiden 2026

Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing

Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
Pos-pos Terbaru
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
- Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian
- Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang
- Laskar Farm Lapas Karawang Unjuk Gigi, Kirim Sapi Unggulan ke Kontes Piala Presiden 2026
- Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing






