Nasional
Rencana Trump : Indonesia Jadi Tempat Relokasi Warga Gaza
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) ke-47 Donald Trump menyebut Indonesia menjadi salah satu negara yang akan menjadi tempat relokasi warga Gaza, Palestina. Hal ini diungkap oleh utusan presiden terpilih Donald Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff.
Melansir NBC News, Senin (20/1/2025), Witkoff sedang mempertimbangkan untuk mengunjungi Gaza untuk memastikan kelangsungan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Ia fokus pada upaya menciptakan stabilitas jangka panjang bagi warga Israel dan mengurus dua juta pengungsi Palestina melalui tiga tahap kesepakatan yang disepakati pada pekan lalu.
Kesepakatan pertama, mencakup pembebasan sandera oleh Hamas serta pembebasan tahanan Palestina yang ditahan Israel. Kedua, kesepakatan itu diharapkan melibatkan pembebasan sandera tambahan dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Kemudian, kesepakatan ketiga, yang masih dalam proses negosiasi, bertujuan untuk mengakhiri konflik dan memulai rekonstruksi Gaza.
Pada serangan pertama Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, sekitar 1.200 orang tewas, sementara 250 orang lainnya dijadikan sandera. Serangan ini mengejutkan publik Israel, mengguncang kepercayaan mereka terhadap dominasi militer negaranya.
Saat ini, perhatian utama Witkoff adalah mencegah konflik baru yang dapat muncul dari interaksi sehari-hari antara warga Israel dan Palestina, meski gencatan senjata telah berlaku.
“Ingat, ada banyak pihak radikal, baik dari Hamas maupun kelompok ekstremis Israel, yang ingin menghancurkan kesepakatan ini,” ucapnya.
Kunjungan ke Gaza akan memberi Witkoff kesempatan untuk memahami langsung situasi di lapangan daripada hanya mengandalkan laporan dari kedua belah pihak.
“Kita perlu melihat sendiri dan merasakan sendiri situasinya,” ucap utusan Donald Trump yang mengurus tempat relokasi warga Gaza.
Selain mengelola tahap kesepakatan saat ini, Witkoff juga sedang mencari solusi jangka panjang untuk Gaza.
“Jika kita tidak membantu warga Gaza, tidak memperbaiki hidup mereka, dan tidak memberi mereka harapan, pemberontakan akan terjadi,” kata dia.
Namun, solusi untuk membangun kembali Gaza masih menjadi tanda tanya besar, termasuk soal relokasi sementara bagi sekitar dua juta warga Palestina. Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu negara yang bisa menerima sebagian pengungsi Gaza.
Meski begitu, belum jelas apakah warga Gaza bersedia dipindahkan. Gagasan relokasi sangat kontroversial di kalangan warga Palestina dan dunia Arab, karena dikhawatirkan menjadi langkah awal Israel untuk mengusir mereka dari tanah kelahirannya.
Di sisi lain, tantangan saat ini adalah memastikan distribusi bantuan ke Gaza sesuai dengan tahap awal kesepakatan gencatan senjata. Kekhawatiran Israel tentang Hamas yang mungkin menyalahgunakan bantuan masih menjadi hambatan, sementara krisis kemanusiaan di Gaza terus memburuk dengan kelaparan dan penyakit yang meluas.
Dalam satu setengah tahun terakhir, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 45.000 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak. Infrastruktur kesehatan di Gaza pun telah hancur, memaksa banyak warga tinggal di kamp-kamp darurat yang tidak memadai.
Oleh karena itu, utusan presiden terpilih Donald Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff membicarakan Indonesia menjadi salah satu tempat relokasi warga Gaza saat kawasan itu akan mulai kembali dibangun.(*)
sumber : beritasatu.com


You may like

Indonesia dan Papua Nugini Perkuat Kerja Sama Kelola Perbatasan Negara

Indonesia vs Libya: Skuad Garuda Kalah 1-2

Belanda Kembalikan 472 Benda Budaya Indonesia

Resmi! Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023

20 TKI Disekap di Myanmar, Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang

Indonesia-Singapura Komitmen Tindaklanjuti Kesepakatan FIR
Pos-pos Terbaru
- Kondisi Gelap Gulita di Malam Hari, SMPN 3 Rengasdengklok Rawan Pembobolan dan Butuh Penerangan Jalan Umum
- Enam Tahun Berturut-turut, AKP Hasanuddin Bahar Kembali Jadi Komandan Upacara Bendera HUT ke-81 RI di Karawang
- Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karawang Berlangsung Khidmat dan Kondusif
- Pertandingan Piala Soeratin U17 PSSI Karawang 2026 Berlangsung Aman dan Kondusif
- Polresta Karawang Gelar Sosialisasi Pilkades Serentak Secara Elektronik/Digital Tahun 2026






