Connect with us

Regional

Realisasi Investasi di Karawang Triwulan Kedua Capai Rp 12,554 Triliun

Published

on

KARAWANG – Realisasi investasi Karawang triwulan kedua atau periode April-Juni 2023 telah mencapai 12,554 triliun.

“Realisasi investasi di Karawang hingga saat ini masih didominasi penanaman modal asing,” kata Sub Koordinator Data dan Informasi Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, Oktaf Hariaji, Minggu (30/7/2023).

Ia mengatakan, realisasi investasi ini disebut membantu penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, dengan realisasi investasi tersebut, bisa menyerap tenaga kerja sekitar 2.209 orang.

Ia menyampaikan, dengan capaian Rp12,554 triliun pada triwulan kedua tahun ini, serapan tenaga kerjanya sebanyak 2.209 orang.

Dari nilai total investasi tersebut, penanaman modal asing (PMA) menyumbang sebagian besar dengan mencapai Rp 11,7 triliun. Sementara investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga turut memberikan kontribusi yang signifikan, mencapai Rp 783,69 miliar.

Ia mengatakan sektor yang menjadi primadona dalam penerimaan investasi adalah sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.

“Daya tarik infrastruktur dan konektivitas yang semakin berkembang pesat telah membuka peluang besar bagi para pelaku industri untuk berinvestasi dan mengembangkan usaha mereka di wilayah ini,” katanya.

Dengan realisasi investasi pada triwulan kedua, ditambah realisasi triwulan pertama, totalnya hingga Juni 2023 mencapai sekitar Rp 22,36 triliun.

Pencapaian realisasi investasi di Karawang tersebut masih berada di bawah Kabupaten Bekasi, yang mencapai Rp 26,47 triliun.

Oktaf mengatakan, DPMPTSP terus berupaya menarik investor agar menanamkan modalnya di Kabupaten Karawang.

“Kami terus berusaha memaksimalkan pelayanan perizinan untuk mempermudah investor dalam memproses izinnya melalui OSS dengan menyediakan pelayanan melalui mal pelayanan publik,” ujarnya.

Ia menyampaikan, upaya itu dilakukan agar realisasi investasi di Karawang terus meningkat. Sehingga target investasi di Karawang pada tahun ini bisa tercapai.

“Kami terus berupaya agar target investasi di Karawang pada tahun ini sebesar Rp40 triliun bisa tercapai,” pungkasnya. (*)