Connect with us

Regional

Ratusan Ibu Muda di Garut Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Capai Rp 4,4 Miliar

Published

on

INFOKA.ID – Ratusan warga menjadi korban arisan bodong di Kabupaten Garut. Tak tanggung-tanggung, kerugian seluruhnya mencapai Rp 4,4 miliar.

Korban yang mayoritas ibu-ibu tersebut diketahui sudah melapor ke Polres Garut, mereka melaporkan bos arisan yang berinisial RS (31) warga Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono membenarkan pihaknya telah menerima laporan para korban arisan bodong tersebut.

Hingga saat ini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap diduga pelaku dan para saksi.

“Kami masih melakukan pendalaman, terduga sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan,” ujarnya, Rabu (30/11/2022).

Sementara itu perwakilan korban menyebutkan, bahwa jumlah total warga yang menjadi korban dugaan penipuan dengan modus arisan bodong 155 orang.

Namun korban yang sudah terdata dan siap menjadi pelapor berjumlah 125 orang dengan kerugian Rp 4,4 miliar lebih.

“Jadi korban yang sudah terdata sebanyak 125 orang, sebagian lagi enggan melapor karena malu dan ada alasan lain,” ungkap salah seorang pelapor.

Disebutkan bahwa dari ratusan korban tersebut terbagi dalam beberapa kelompok. Satu kelompok diantaranya mengalami kerugian mencapai Rp 460juta lebih. Adapun untuk perorangan kerugian korban mencapai Rp 375 juta.

“Jadi untuk kerugian korban tidak sama, paling kecil ada Rp 1juta dan paling tinggi untuk perorangan Rp 375 juta,” katanya.

Lanjut dia, modus terduga pelaku RS menawarkan keuntungan dari arisan yang sangat besar melalui pesan WhatsApp Group (WAG).

Namun kenyataan para korban hanya dikelabui, janji jatuh tempo untuk mendapatkan keuntungan dari arisan tersebut tidak pernah terbukti.

“Jadi saat jatuh tempo diundur atau ditawarkankan lagi dapat giliran keuntungan lebih besar, sehingga korban banyak yang menambahkan uang lebih banyak,” katanya. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement