Regional
Racikan Miras Oplosan Zimbeul Jadi Penyebab Tewasnya 8 Orang di Karawang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Sebanyak delapan orang tewas usai menenggak miras oplosan di Karawang, Jawa Barat.
Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono mengungkapkan, miras oplosan tersebut dikenal dengan nama Zimbeul. Harganya hanya sekitar Rp 25 ribu yang mereka kemas dalam botol 600 mililiter.
“Nama miras oplosan itu Zimbeul, ” kata Aldi kepada di Mapolres Karawang, Jumat (24/6/2022).
Aldi menyebutkan, para tersangka itu berinisial Y (25), D (27) dan R (30). Ketiganya berasal dari wilayah Sumatera. Mereka baru beroperasi di Karawang selama dua minggu.
R berperan meracik miras oplosan antara alkohol dan sitrun atau citric acid. Kemudian Y dan D adalah orang yang menjual miras tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan, para korban usai minum merasakan mual, sakit perut, muntah, dan berak darah,” kata dia.
Aldi menyebut para tersangka asal Sumatera ini menyewa sebuah tempat untuk memproduksi dan menjual miras oplosan.
Sementara ketiganya memiliki seorang pemodal yang saat ini tengah dicari oleh polisi.
Setiap hasil penjualan, uang akan langsung diberikan melalui transfer kepada pemodal yang berada di luar Pulau Jawa.
Aldi menyebut ketiga tersangka baru beroperasi sekitar dua minggu hingga satu bulan. Mereka diketahui baru tinggal sekitar satu hingga dua bulan di wilayah Palumbinsari, Kecamatan Karawang Timur, Karawang.
“Setelah menggeledah tempat yang diduga digunakan untuk mengoplos, kami menyita 76 botol zimbel kalau di Karawang ini, yang warnanya putih,” kata Aldi.
Aldi mengatakan, para korban berasal dari empat desa atau kelurahan yang berbeda. Mereka yakni W alias A (28), warga Klari. Kemudian S (31), R (22), dan A (40), warga Kelurahan Palumbonsari dan Plawad Kecamatan Karawang Timur. (*)

You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern







