Connect with us

Regional

Polsek Sindangkerta Berkomitmen Dukung Penanganan Stunting

Published

on

BANDUNG BARAT – Puskesmas kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat menggelar lokakarya mini lintas sektoral bidang kesehatan, Rabu (28/2/2024).

Lokakarya dihadiri Camat Sindangkerta (diwakili Kasi PMD), Kapolsek Sindangkerta, Danramil Sindangkerta, Kepala Puskesmas Sindangkerta, Ketua MUI Kecamatan Sindangkerta, Para Kepala Desa/yang mewakili se-wilayah kerja Puskesmas Sindangkerta, Perwakilan dari Upt KB, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, Perwakilan Kader PKK dari masing-masing desa wilayah kerja Puskesmas Sindangkerta dan Pendamping Desa Kecamatan Sindangkerta.

Kapolsek Sindangkerta, AKP Deden Indrajaya mengapresiasi para petugas KPPS hingga PPK maupun petugas TNI/Polri yang telah bekerjasama dalam kegiatan Pemilu tahun 2024 di Kecamatan Sindangkerta sehingga kotak surat suara dapat dikembalikan ke gudang logistik KPU Kabupaten Bandung Barat dan situasi kamtibmas berjalan aman dan lancar.

Ia berharap Rencana Tindak Lanjut (RTL) dapat terukur kedepannya sehingga rencana kegiatan dapat berjalan lancar.

Ia juga minta peran aktif perangkat desa baik kepala desa maupun staf desa agar dapat melibatkan diri di bidang kesehatan seperti kegiatan Posyandu maupun kegiatan kesehatan lainnya yang dilakukan di desa-desa.

Kapolsek mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah terutama mengenai kesehatan baik Stunting, TBC, DBD serta mengajak untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan program Jumat Bersih.

“Kami berharap agar kedepannya ada perubahan di bidang kesehatan di Kecamatan Sindangkerta menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Lokakarya dilakukan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan atau Puskesmas semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak.

“Karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika pelaku atau manusianya tidak sehat,” katanya. (red)