Regional
Polisi: Sebelum Bunuh Suaminya Dengan Modus Begal, Ossy Sempat Berniat Meracuni Suaminya
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Polres Karawang mengungkap fakta terkait kasus kematian Arif Sriyono di pinggir irigasi Sasak Misran, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.
Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan sebelum diputuskan menggunakan modus begal untuk membunuh suaminya, Arif Sriyono, istri korban sempet merencanakan untuk menghilangkan nyawa suaminya dengan menggunakan racun.
“Sebelum berhasil menghabisi korban dengan modus pembegalan, tersangka Ossy sempat merencanakan dengan menggunakan racun,” ungkapnya, Selasa (16/1/2024).
Wirdhanto menjelaskan, dua minggu sebelum melakukan aksi pembunuhan. Ossy, PD dan RZ yang masih buron, melakukan pertemuan di sebuah indekos yang disediakan oleh Ossy untuk merencanakan pembunuhan terhadap suaminya.
“Mereka merencanakan bagaimana pembunuhan itu biar dikira merupakan korban pembegalan,” kata dia.
Ia mengungkapkan, motif dari pembunuhan karena Ossy memendam sakit hati terhadap Arif Sriyono. Hubungan rumah tangga keduanya sudah tak harmonis. Sering terjadi percekcokan. Salah satunya adalah permasalahan ekonomi, di mana korban mulai membatasi nafkah kepada Ossy.
Wirdhanto juga menyebut ada motif karena ekonomi, sebab jika korban diceraikan maka harta benda tidak bisa dibagi, karena ada kesepakatan. Namun, jika Arif meninggal, maka harta tersebut bisa menjadi harta waris.
“Berdasarkan hasil keterangan, rupanya Ossy yang merupakan istri korban pun saat ini memiliki pil (pria idaman lain),” kata Wirdhanto.
Sebelumnya, seorang buruh pabrik, Arif Sriono ditemukan tewas ditengah jalan di Pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tewas ditengah jalan di pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (9/1/20024), pukul 00.17 WIB oleh warga yang melintas.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi kepala masih memakai helm dan dipenuhi darah akibat luka tusuk ditubuhnya dan leher. Sedangkan motor milik korban tidak ditemukan dilokasi kejadian, diduga dibawa kabur oleh kawanan begal. (red)
You may like

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri







