Regional
Polisi: Sebelum Bunuh Suaminya Dengan Modus Begal, Ossy Sempat Berniat Meracuni Suaminya
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Polres Karawang mengungkap fakta terkait kasus kematian Arif Sriyono di pinggir irigasi Sasak Misran, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.
Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan sebelum diputuskan menggunakan modus begal untuk membunuh suaminya, Arif Sriyono, istri korban sempet merencanakan untuk menghilangkan nyawa suaminya dengan menggunakan racun.
“Sebelum berhasil menghabisi korban dengan modus pembegalan, tersangka Ossy sempat merencanakan dengan menggunakan racun,” ungkapnya, Selasa (16/1/2024).
Wirdhanto menjelaskan, dua minggu sebelum melakukan aksi pembunuhan. Ossy, PD dan RZ yang masih buron, melakukan pertemuan di sebuah indekos yang disediakan oleh Ossy untuk merencanakan pembunuhan terhadap suaminya.
“Mereka merencanakan bagaimana pembunuhan itu biar dikira merupakan korban pembegalan,” kata dia.
Ia mengungkapkan, motif dari pembunuhan karena Ossy memendam sakit hati terhadap Arif Sriyono. Hubungan rumah tangga keduanya sudah tak harmonis. Sering terjadi percekcokan. Salah satunya adalah permasalahan ekonomi, di mana korban mulai membatasi nafkah kepada Ossy.
Wirdhanto juga menyebut ada motif karena ekonomi, sebab jika korban diceraikan maka harta benda tidak bisa dibagi, karena ada kesepakatan. Namun, jika Arif meninggal, maka harta tersebut bisa menjadi harta waris.
“Berdasarkan hasil keterangan, rupanya Ossy yang merupakan istri korban pun saat ini memiliki pil (pria idaman lain),” kata Wirdhanto.
Sebelumnya, seorang buruh pabrik, Arif Sriono ditemukan tewas ditengah jalan di Pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tewas ditengah jalan di pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (9/1/20024), pukul 00.17 WIB oleh warga yang melintas.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi kepala masih memakai helm dan dipenuhi darah akibat luka tusuk ditubuhnya dan leher. Sedangkan motor milik korban tidak ditemukan dilokasi kejadian, diduga dibawa kabur oleh kawanan begal. (red)

You may like

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional







