Regional
Polisi belum Tetapkan Tersangka di Kasus Vaksin Bodong di Karawang, Tunggu Hasil Laboratorium
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polisi belum tetapkan tersangka kasus vaksin palsu di Puskesmas Karawang. Penanganannya masih harus menunggu hasil laboratorium. Jadi belum ada peningkatan status perkara itu.
“Kami masih melakukan pendalaman dan menunggu hasil laboratorium,” kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana, pada Rabu (18/8/2021) kemarin.
Ia mengatakan, dalam menangani kasus itu pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa belasan saksi.
Dalam menangani kasus ini pihaknya harus melakukan pendalaman terhadap antibodi warga yang disuntik oleh vaksinator. Namun hal tersebut terbantahkan karena korban merasa tidak disuntik.
Hal itulah yang membuat pihak kepolisian harus melakukan pendalaman secara ilmiah dan hasil laboratorium.
Menurut Oliestha, penanganan kasusnya perlu pendalaman terkait antibodi warga yang disuntik oleh vaksinator. Tujuannya ialah untuk memastikan apakah sudah ada vaksin yang masuk ke dalam tubuh korban atau tidak.
“Dasarnya seperti itu, jadi pembuktiannya harus secara ilmiah. Mengirim sampel korban secara bertahap ke laboratorium biologi molekul,” ujarnya.
Dia menjelaskan kalau pengambilan sampel darah terhadap korban itu tidak hanya sekali. Namun dilakukan berkali-kali. Pengambilan sampel darah pertama dilakukan saat hari pertama divaksin, setelah penyuntikan vaksin.
Dilakukan pengambilan sampel darah juga, dua minggu setelah penyuntikan vaksin pertama. Lalu pengambilan sampel darah dilakukan pada 30 hari setelah penyuntikan vaksin pertama dan vaksin kedua.
Kasatreskrim menyampaikan saat ini pihaknya masih menunggu hasil laboratorium itu, karena
“Jadi sekarang kami masih menunggu hasil laboratorium itu,” katanya pula.
Kasatreskrim menyebutkan hasilnya belum bisa disimpulkan, karena bentuknya komparatif perbandingan dari keseluruhan sampel sampai dengan 30 hari setelah penyuntikan vaksin kedua.
Sementara itu, penanganan perkara vaksin ‘bodong’ tersebut sudah dilakukan jajaran kepolisian sejak sekitar sebulan lalu.
Sebelumnya viral video yang merekam vaksinasi di Puskesmas Wadas, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Terekam dalam video itu seorang petugas kesehatan yang diduga menyuntikkan vaksin Covid-19 ke seorang warga tanpa menekan jarum suntik.
Atas viralnya kejadian itu, pihak kepolisian turun tangan dan kini masih dalam penanganan. (*)


You may like

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA

Pemkab Karawang Bersih Bersih, Ratusan Bangli Dibongkar
Pos-pos Terbaru
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS
- DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA






