Regional
Polda Jabar Lakukan Penerapan One Way dan Contraflow di Tol saat Arus Mudik Padat
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
Polda Jabar dan jajaran akan melakukan penerapan sistem one way dan contraflow selama arus mudik Lebaran 2023. Hal tersebut dilaksanakan untuk mengurai kepadatan arus mudik.
Namun, peraturan tersebut sifatnya situasional menyesuaikan kepadatan arus pemudik yang melintas di ruas tol.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim menyatakan, pelaksanaan one way dan contraflow atas perintah Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi setelah melakukan koordinasi dengan polda dan polres.
Ibrahim mengatakan, untuk alternatif 1, jika terjadi antrean di turunan tol elevated, akan dilakukan contraflow dari km 47.800 sampai km 70 mengarah Jawa Tengah (Jateng) untuk mengurangi beban di km 48.
“Petugas membuka gerbang tol di jalur B 1 gardu untuk kendaraan mengarah Jateng,” katanya, Rabu (12/4/2023).
Alternatif 2, jika terjadi kepadatan arus lalu lintas di gerbang Tol Cikatama padat dari km 47 sampai km 65 Tol Japek akan diberlakukan contraflow di km 65 sampai km 70 dan penambahan satu lajur di km 64.700 B menjadi dua lajur yang mengarah Jawa.
Kemudian, cara bertindak one way diterapkan dari GT Cikatama sampai Palimanan. GT Cikampek di wilayah hukum Polres Purwakarta ditutup bagi kendaraan yang mengarah Jakarta.
GT Kalijati dan GT Cilameri wilayah hukum Polres Subang ditutup bagi kendaraan yang mengarah ke Jakarta. GT Cikedung, wilayah hukum Polres Indramayu, ditutup bagi kendaraan yang mengarah ke Jakarta.
Untuk GT Kertajati dan GT Sumberjaya wilayah hukum Polres Majalengka ditutup bagi kendaraan yang mengarah Jakarta.
“GT Palimanan 1, GT Palimanan 4, dan GT Plumbon di wilayah hukum Polres Cirebon ditutup bagi kendaraan yang mengarah ke Jakarta,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat one way diberlakukan dari GT Cikatama sampai GT Kali Kangkung, GT Plumbon 2, GT Ciperna Timur, GT Kanci, dan GT Ciledug ditutup bagi kendaraan ke Jakarta di wilayah hukum Polresta Cirebon.
“Petugas juga akan melakukan pengosongan lokasi rest area dan melakukan penjagaan, penyisiran jalur per beat (jarak antar masing-masing gate tol), pelaksanaan one way didahului oleh kendaraan sweeper PJR Ditlantas Polda Jabar,” tuturnya.
Diketahui, Polda Jabar dan jajaran akan mengamankan arus mudik Lebaran 2023. Sebanyak 16.626 personel kepolisian diterjunkan di jalur mudik baik tol maupun arteri.
Selain Polri, sebanyak 10.911 personel TNI dan instansi terkait dilibatkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2023 itu. Mereka disebar di 220 pos pengamanan, pos terpadu 26, pos pelayanan 80.
“Operasi Ketupat Lodaya 2023 berlangsung selama 14 hari. Gelar pasukan akan dilaksanakan pada Senin 17 April 2023,” ucapnya.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi selama tiga hari, 18-19-20 April. Sedangkan puncak arus balik 1 diprediksi terjadi pada 25 April dan puncak arus balik II pada 30 April.
“Berdasarkan catatan, Kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat pada 2023 turun 19 kejadian (-3,12 persen). Korban meninggal dunia turun 6 orang (3,24 persen), luka berat turun 9 orang (-14,51 persen), dan luka ringan turun 41 orang (-5,93 persen),” ujarnya. (*)

You may like

Pose Komando Bersama, Polres Karawang Tegaskan Komitmen Amankan Swasembada Pangan

Panen Raya Jagung, Jajaran Polres Karawang Buktikan Keberhasilan Program Ketahanan Pangan

Angkat Hasil Bumi Bersama, Jajaran Polres Karawang Komit Jaga Ketahanan Pangan

Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Kawal Penyiapan Lahan Produktif di Wilayah Karawang

Laporan Kakak Korban Berbuah Cepat,Satres PPA dan PPO Polres Karawang Tangkap Ayah Diduga Perkosa Anak Kandung

Perkuat Kesadaran Pajak, Bapenda Karawang dan Fakultas Hukum UNSIKA Sosialisasikan Opsen PKB-BBNKB
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Tanam Benih Serentak di Lahan Produktif
- Sinergi TNI-Polri, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Perkuat Ketahanan Pangan
- Pantau Kebun Jagung, Jajaran Polres Karawang Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
- Dukung Swasembada Pangan, Polres Karawang Sinergi dengan Petani Pantau Kebun Jagung
- Aksi Nyata di Lapangan, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Swasembada Pangan







