Regional
Polda Jabar Lakukan Pembatasan Kendaraan ke Tempat Wisata
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat memastikan pada pengamanan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), tidak ada larangan kendaraan tak boleh masuk ke tempat wisata.
Namun petugas akan melakukan penyekatan di beberapa wilayah tempat wisata sebagai salah satu upaya mencegah kerumunan yang berisiko menimbulkan penularan virus corona (Covid-19).
“Bukannya enggak boleh masuk ya, tapi ada pembatasan-pembatasan. Di situ (tempat wisata) tak ada perayaan dan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Kita imbau kepada masyarakat harap diketahui bersama bahwa saat ini pandemi Covid-19 belum selesai, mari sama sama kita menahan diri, lebih baik di rumah saja,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi di Bandung, Senin (21/12).
Dilansir dari CNNIndonesia.com, Eddy juga menyatakan pihaknya tidak akan melakukan penutupan jalan tol. Menurutnya, Dirlantas Polda Jabar akan melakukan rekayasa lalu lintas terbatas secara situasional jika terjadi kepadatan seperti pemberlakuan satu arah (one way) dan lawan arus (contra flow).
“Tidak ada (penutupan), kita lihat situasional saja. Namanya situasional, nanti kita lakukan rekayasa lantas yang terbatas,” ujar dia.
Terkait prioritas pengamanan jalur lalu lintas di masa libur Nataru, Eddy menyebutkan ada tiga jalur yaitu jalan tol, arteri, dan kawasan wisata. Ketiga jalur tersebut diprediksi akan dipadati kendaraan.
Untuk jalur jalan bebas hambatan yakni Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), dan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi). Sedangkan, jalur arteri meliputi jalur pantai utara dan selatan. Untuk jalur wisata yang diwaspadai adalah kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dan Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Guna mengamankan tiga jalur prioritas itu, Eddy menyatakan Polda Jabar dan jajaran telah menyiapkan pos pelayanan dan pengamanan.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam rangka pengamanan Nataru. Jadi (soal protokol kesehatan) sudah diatur oleh pemda masing-masing. Kami nanti hanya melakukan pengamanan, berkaitan dengan penyekatan yang ada di wilayah masing-masing,” ujar dia. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com

You may like

Pose Komando Bersama, Polres Karawang Tegaskan Komitmen Amankan Swasembada Pangan

Panen Raya Jagung, Jajaran Polres Karawang Buktikan Keberhasilan Program Ketahanan Pangan

Wujudkan Swasembada Pangan, Biro SDM Polda Jabar Turun Langsung Layani dan Edukasi Petani

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Jabar Luncurkan 9 Inovasi untuk Sejahterakan Petani

Kapolres Karawang Hadiri Panen Raya Jagung dan Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri

Usai Panen 28 Ton, Polres Karawang Siapkan 27 Hektare Kebun Jagung Baru
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS







