Regional
Polda Jabar Kerahkan 245 Personel Untuk Patroli di Sepanjang Jalur KCJB
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polda Jabar mengerahkan 245 personel melakukan pengamanan dan patroli di sekitar jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).
Patroli tersebut menyusul tahapan testing dan commissioning KCJB yang diproyeksikan beroperasi Agustus 2023 mendatang.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindak pidana kriminal yang terjadi seperti pencurian, perkelahian, dan lain sebagainya.
“Jika hilang dapat berdampak besar, akibatnya sangat berbahaya, mengakibatkan kecelakaan kereta,” kata Ibrahim, Jumat (16/6/2023).
Ia mengatakan 245 personel yang dierjunkan tersebut berasal dari Polrestabes Bandung 53 personel, Polresta Bandung 40 personel, Polres Cimahi 39 personel, Polres Purwakarta 53 personel, dan Polres Karawang 60 Personel. Mereka disebar di 39 titik rawan jalur KCJB di Jabar.
Selain itu, personel yang diterjunkan juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang dilintasi jalur KCJB. Para personel pun diminta untuk waspada terhadap pencurian walaupun sifatnya kecil, seperti baut ataupun kabel serta tembaga.
Sejumlah hal yang disosialisasikan kepada masyarakat antara lain hal-hal yang dilarang dan menginformasikan bahwa seluruh jaringan OCS KCJB telah dialiri listrik dengan tegangan 27,5 KV. Masyarakat diimbau harus berhati-hati jika beraktivitas di sekitar jalur KCJB karena bisa tersengat listrik tegangan tinggi.
“Sosialisasi terkait KCJB diberikan kepada masyarakat sekitar jalur yang dilintasi untuk ikut menjaga sarana dan prasarana salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) demi kemajuan Indonesia” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat, pemuda, anak-anak yang tinggal di dekat jalur KCJB mulai saat ini dilarang untuk bermain layang-layang. Mengingat aktivitas tersebut bisa mengganggu kelancaran perjalanan kereta cepat.
“Masyarakat pun diimbau tidak menerbangkan drone di sekitar jalur KCJB,” katanya.
Dikatakan Ibrahim, anggota yang bertugas pun melakukan pemasangan spanduk, membagikan selebaran, poster untuk tidak melakukan kriminalitas pencurian aset KCJB dan sabotase karena akan dijerat pidana.
Diingatkan pula pada kesempatan tersebut, lanjut Ibrahim, agar security lebih ketat dan selektif, di mana yang bukan merupakan pekerja ataupun otoritas proyek tidak dapat masuk dengan sembarangan
“Saat ini sudah terpasang tembok penghalang yang cukup baik dan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan aktivitas atau kegiatan masyarakat yang bermain layang-layang di jalur kereta cepat,” ujarnya. (*)

You may like

PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura

Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto

Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan

PHE ONWJ Dukung Kegiatan Donor Darah di Cibuaya Karawang

Tim Debat Hukum FH Unsika Boyong Juara 1 dan Best Speaker dalam Lawyear Event di UNAS

Brits Hotel Karawang Resmi Jadi Hotel Partner Suar Siar Festival 2026, Hadirkan Paket VIP Eksklusif
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura
- Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto
- Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan
- Sharp Class: Cara Sharp Indonesia Cetak SDM Vokasi Siap Kerja
- PHE ONWJ Dukung Kegiatan Donor Darah di Cibuaya Karawang







