Connect with us

Regional

Petugas Minta Wisatawan Tak Berenang di Laut Karena Gelombang Tinggi di Laut Sukabumi

Published

on

INFOKA.ID – Gelombang tinggi terjadi di perairan selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (15/5/2021). Gelombang tinggi terjadi setelah H+2 Idul Fitri 1442 H.

Karena itu, Polair Polres Sukabumi mengimbau wisatawan untuk tidak berenang di laut.

Kasat Polair Polres Sukabumi AKP Tri Andri Affandi mengatakan, gelombang mencapai sekitar 1,5 meter.

“Situasi wisata pantai hari ini cukup meriah, tapi kami imbau kepada pengunjung untuk menjaga protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak sekaligus terus hati-hati karena pagi ini ombak cukup tinggi kurang lebih sekitar 1,5 meter,” ujar Tri Andri Affandi.

Dia menyarankan wisatawan untuk tidak berenang di laut. “Silakan untuk menikmati panorama laut, tetapi tidak ke laut,” kata Tri.

Menurutnya, wisatawan yang ada tidak melebihi kapasitas 50 persen yang telah ditetapkan pemerintah. Petugas juga telah melakukan penyekatan di pintu masuk ke tempat wisata.

“Untuk jumlah wisatawan selain dengan ketentuan karena wisata di pantai ini tetap dibuka, cuma kapasitas pengunjung dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas normal. Jadi, dari pintu masuk sudah dilakukan penyekatan-penyekatan untuk membatasi jumlah pengunjung. Situasi saat ini aman, situasinya kondusif,” katanya.

Pengamat BMKG Bandung, Andy Rachmadan, mengatakan gelombang saat ini mencapai 4 meter.

“Perairan selatan Jawa Barat 3 sampai 4 meter,” katanya melalui pesan singkat.

Menurut data, gelombang tinggi ini akan terjadi hingga tanggal 21 Mei 2021. Dengan ketinggian mulai dari 2 meter hingga 5 meter. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement