Connect with us

Daerah

Perjualbelikan Benur, Dua Orang di Sukabumi Ditangkap Polisi

Diposting

pada

INFOKA.ID – Dua orang pria yang jual belikan benur di wilayah Ciemas, Kabupaten Sukabumi ditangkap Satreskrim Polres Sukabumi.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, dua pria ini berinisial RN yang merupakan pengepul dan RA, karyawan RN.

“Kami melakukan penangkapan ini karena adanya imbauan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi tertanggal 30 November 2020 tentang imbauan tidak menangkap benur untuk ekspor. Kita sudah melakukan penangkapan dan akan terus melakukan penindakan terhadap penangkapan benur yang tidak sesuai peruntukannya, ada dua tersangka RN yang merupakan pengepul dan RA sebagai karyawan RN untuk mengirim ke mister X yang masih didalami,” ujarnya dilansir dari TribunJabar.id, Rabu (13/10/2021).

Dari tangan tersangka polisi mengamankan sekitar 768 ekor dibungkus 6 kantong plastik bening, diantaranya tiga plastik berisi 443 benur jenis pasir, 325 jenis mutiara.

“Modus operandi RN membeli langsung kepada nelayan, yang jenis pasir hasil pemeriksaan Rp 9.000 yang akan di jual ke Mr. X dengan selisih Rp 500 rupiah. Untuk mutiara dibeli dari nelayan Rp 13 ribu, yang nanti dijual ke Mr. X sebesar Rp 13.500 per ekor, seminggu atau bisa mengiriman tiga sampai lima kali pengiriman ke Mr. X atau pengepul lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, keduanya sudah bermain benur sekitar satu tahun. Akibat perbuatannya, dua pria ini terancam hukuman delapan tahun penjara.

“Ancaman hukuman kita kenakan UU Perikanan sekitar 8 tahun penjara. Masih dalam pendalaman mau dikirim kemana-mananya oleh Mr. X ini,” ucapnya. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement