Regional
Penuh Emosional, Sujud Syukur Warnai Pengesahan Perda Pesantren di Jawa Barat
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Pemprov dan DPRD Jawa Barat (Jabar) resmi mengesahkan Perda Pesantren.
Pengesahan ini dihasilkan seusai rapat paripurna DPRD Jawa Barat, pada Senin (1/2/2021) kemarin, di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Ketua Pansus VII Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren DPRD Jawa Barat, Sidkon Djampi mengatakan, seluruh jajaran Pansus VII khususnya, benar-benar bersyukur atas rampungnya penyusunan regulasi tersebut.
Pada rapat paripurna tersebut, Sidkon Djampi sebagai ketua Pansus VII melakukan sujud syukur di ruang rapat paripurna setelah Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren ini disahkan menjadi Perda oleh Pimpinan DPRD dan Gubernur Jawa Barat.
Sidkon berharap Perda pesantren benar-benar menjadi Perda yang monumental karena merupakan Perda pertama di Indonesia. Bahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan serta pengakuan penuh terhadap pesantren.
“Tim pansus sudah benar-benar melakukan kajian dan berkunjung langsung ke pesantren, mendengar masukan dan kritikan dari para masyaikh. Kami sudah on the spot dan mendengar masukan dari Mendagri,” ujar Sidkon di sela rapat paripurna.
Sidkon juga menegaskan, raperda tentang penyelenggaraan pesantren benar-benar komprehensif dalam penyusunan serta pembahasannya.
Permintaan masukan dari para masyaikh atau pimpinan pondok pesantren bukan hanya dilakukan di Jawa Barat, bahkan sampai ke Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Provinsi Nagroe Aceh Darussalam, untuk mendapatkan rumusan yang komprehensif.
“Ini juga sebagai kado istimewa untuk Harlah ke-95 Nahdlatul Ulama, khususon untuk Jawa Barat,” kata Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sidkon berjanji, selanjutnya sebagai anggota legislatif, ia beserta para anggota yang lain akan menjalankan tugas dan fungsinya terkait pengawasan serta penganggaran Perda Penyelenggaraan Pesantren itu setelah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Akan terus kita kawal agar manfaat dari Perda ini dirasakan, karaos, oleh pesantren dan masyarakat,” kata Sidkon.
Pihaknya juga akan mengawal agar Peraturan Gubernur yang akan menjadi turunan dari Perda tersebut benar-benar sesuai sebagai fasilitasi bagi pesantren dari Pemprov Jabar.
“Saya ucapkan terima kasih, pertama kepada Pimpinan DPRD Jawa Barat, kepada Gubernur beserta jajarannya yang sudah menginiasi Raperda ini menjadi Perda fasilitasi penyelenggaraan pesantren,” katanya.
Ia berharap semua pihak bersama-sama memantau pelaksanaan Perda Penyelenggaraan Pesantren tersebut.
Seusai Rapat Paripurna, pimpinan serta seluruh jajaran Fraksi PKB menyelenggarakan syukuran atas disahkannya Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, yang diisi dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan acara potong tumpeng di ruang Pimpinan Fraksi PKB. Acara tersebut sekaligus sebagai syukuran atas Harlah NU yang ke-95.
Ditempat yang sama, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, perda ini merupakan yang pertama di Indonesia.
“Dari sisi keberpihakan kita kepada pesantren ya Jabar adalah provinsi pertama yang memiliki peraturan daerah untuk pesantren, sehingga tidak boleh ada anak-anak di Jabar yang memilih sekolah di pesantren tidak mendapatkan dukungan dari negara,” kata Ridwan Kamil di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung.
Pria yang akrab siapa Kang Emil mengatakan selama ini dukungan negara hanya terbatas pada sekolah formal atau sekolah agama yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). “Tapi kalau dia pesantren tradisional tidak masuk dalam dukungan formal,” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya perda ini ribuan pesantren di Jabar yang menjadi ciri sosio kultural daerah bisa mendapatkan dukungan.
“Bisa didukung, dibantu sehinggaJabar bisa juara lahir batin tanpa diskriminasi,” katanya.
Menurutnya, pengesahan perda pesantren ini penuh dengan perjuangan, dan tak lepas dari sisi historis keluarga Kang Emil yang juga pengelola pesantren.
“Kakek saya mengelola pesantren, saya mengelola pesantren, jadi sedikit emosional. Jadi di era kami dukungan ini bisa terealisasi,” katanya. (*)
Sumber: Berbagai Sumber


You may like

Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat

Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah

Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun

Empat Saksi Sudah Diperiksa, Polres Karawang Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Anak Masih Berproses

Primaya Karawang Expo 2026: Hadirkan 40 Dokter Spesialis dan Health Talk untuk Masyarakat

Sinergi Pupuk Kujang bersama Kalangan Industri di Karawang Distribusikan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Pos-pos Terbaru
- Bank BJB Karawang Berbagi Keberkahan Iduladha, Salurkan Sapi dan Domba untuk Masyarakat
- Wujud Kepedulian Sosial, Polres Karawang Gelar Jumat Berkah
- Dalih Antar Pulang Anak Mengaji, Pria diKarawang Tega Cabuli Bocah 5 Tahun
- Empat Saksi Sudah Diperiksa, Polres Karawang Tegaskan Kasus Kekerasan Seksual Anak Masih Berproses
- Primaya Karawang Expo 2026: Hadirkan 40 Dokter Spesialis dan Health Talk untuk Masyarakat






