Regional
Pencemaran Kali Bekasi, Pemkot Akan Pantau Aktivitas Seluruh Pabrik di Wilayahnya
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kota Bekasi akan memantau aktivitas seluruh pabrik di wilayah tersebut untuk mengatasi pencemaran Kali Bekasi. Pemantauan dilakukan karena Kali Bekasi tercemar oleh limbah pabrik yang mengakibatkan air di sana menghitam dan mengeluarkan bau.
“Kami terus memantau wilayah yang ada di Kota Bekasi, terutama pabrik-pabrik yang ada di Kota Bekasi untuk kemudian mereka mengoptimalkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) mereka,” kata Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Minggu (13/8/2023) dilansir dari Kompas.com.
Selain itu, Tri mengatakan Pemkot Bekasi juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. Sebab, Kali Bekasi juga tercemar limbah dari Kabupaten Bogor.
“Identifikasinya begitu (pencemaran dari Kabupaten Bogor), ada tiga pabrik yang ada di Kabupaten Bogor,” ucap Tri.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bekasi juga akan membuat laporan investigasi yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak-pihak terkait.
“Jadi, saya kira ini butuh koordinasi dan sinkronisasi sehingga tugas dan kewenangannya berbagi dengan pemkot, pemprov, dan pemerintah pusat,” ungkap dia.
Pjt Pengelola Informasi dan Dokumentasi sekaligus Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Kiswatiningsih mengungkapkan, pihaknya bersama tim patroli sungai menemukan dugaan pencemaran Kali Bekasi pada Sabtu (5/8/2023).
“Tim DLH Kota Bekasi dan patroli sungai telah menemukan indikasi air Kali Bekasi berwarna kehitaman dan berbau pada saat monitoring dan pemantauan,” ungkapnya.
Indikasi pencemaran tersebut ditemukan saat tim memantau Kali Cileungsi, Jembatan Canadian, Kota Wisata di Kabupaten Bogor, serta Curug Parigi di wilayah Kota Bekasi.
Atas kejadian ini, DLH Bekasi melakukan patroli rutin, memantau, dan mengawasi wilayah sungai.
DLH Bekasi bekerja sama dengan tim patroli sungai, DLH Bogor dan Provinsi Jawa Barat, serta Tim Komunitas Peduli Sungai Cikeas Cileungsi (KP2C).
Hasil penelusuran pengurus KP2C membuktikan bahwa air kehitaman dan berbau berasal dari aliran Kali Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Terkait kejadian ini, tiga perusahaan di wilayah Kabupaten Bogor terbukti menyebabkan pencemaran Kali Bekasi.
“Tiga perusahaan di wilayah Kabupaten Bogor telah masuk dalam ranah pidana dan perusahaan lain yang melakukan pencemaran dikenakan sanksi administrasi,” katanya.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan pencemaran Kali Bekasi beredar di media sosial.
Dalam video yang dibagikan di akun Twitter @txtdaribekasi pada Sabtu (12/8/2023), tampak seorang pria berendam di Kali Bekasi yang berbusa.
“Kondisi Kali Bekasi diduga tercemar oleh limbah 3 perusahaan di wilayah Kabupaten Bogor, yang akhirnya menyebabkan Aer Pam udah mati 2 hari,” tulis pengunggah.
Hingga Minggu (13/8/2023), video ini sudah dilihat 363.200 kali, dibagikan 1.082 kali, dan disukai 2.320 warganet. (*)
Sumber: Kompas.com

You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD






