Regional
Pemuda di Garut Gantung Diri di Kuburan, Sempat Buat Status WA Ancam Warga
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Warga Kampung Tegal Kurdi, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, digegerkan dengan ditemukannya sesosok tubuh dalam posisi tergantung, di sebuah pohon di areal kuburan atau tempat pemakaman umum (TPU) di daerah tersebut.
Kapolsek Garut Kota, Kompol Deden Mulyana, menyebutkan saat ditemukan tubuh lelaki muda tersebut sudah tak bernyawa lagi.
Lehernya terlihat terikat oleh seutas tali tambang plastik warna biru yang menggantung pada batang pohon yang ada di sekitar area TPU.
“Benar, ada penemuan mayat di sebuah TPU di kawasan Kampung Tegal Kurdi, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tergantung sehingga dugaan sementara ia mati akibat bunuh diri,” ujar Deden, dilansir dari Pikiran-Rakyat.com.
Diungkapkannya, mayat tersebut pertama kali ditemukan sejumlah warga yang berniat menggali kuburan di TPU Tegal Kurdi. Namun begitu tiba di area TPU, mereka dibuat terkejut karena melihat sesosok tubuh manusia sudah tergantung dalam kondisi leher terikat tali.
Warga pun, tambah Deden, kian terkejut setelah mengenali sosok yang tergantung itu ternyata RH (20), warga sekitar. Kejadian ini pun saat itu juga langsung dilaporkan ke Polsek Garut Kota.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Dibantu warga, petugas juga kemudian mengevakuasi korban,” katanya.
Tak lama setelah itu, warga pun kemudian dibuat geger dengan beredarnya screenshot status yang disebut-sebut sempat ditulis korban melalui aplikasi WhatsApp.
Dalam statusnya, korban ditengarai tengah dilanda rasa kesal tapi tidak dijelaskan kepada siapa status itu ditujukan.
Dalam statusnya, korban mengatakan akan bunuh diri di TPU yang ada di daerahnya. Yang membuat geger, dalam statusnya itu, korban juga sempat mengancam akan mengganggu orang-orang yang telah membuatnya sakit hati.
Ini adalah isi pesan yang disebut-sebut dibuat korban dalam ststus WA-nya yang beredar luas di media sosial, “Aranj*** kabeh na ning keneh bunuh diri aing mah anj*** deuleukeun ayeuna aing dek gantung diri anj*** di kuburan bentar hilir ku aing di ganggu kahirupan sararia anj*** sarua jalma goreng kalakuan montong kitu carana anj***.
“Manusa anu rajin sholat rajin ngaji ku aing di jieun anak buah dajal anj*** aing geus kagok teingyeuh hirup aing niat bener salah gireng salah keneh anjnu gede ka wani mah lain ku gelut anjku ngalawan godaan balad aing setan saria teh anj***”.
“Aing mah moal neuleu seuneu naraka atau sorga da aing mh jalama goreng jalma baragajul anj*** deuleukeun aing mah saria anj*** aing ayeuna geus prustasi ges beak ka sabaran aing tt ku itu tt kie anj*** teh deuleukeun anj*** dunia ku aing di jieun hancur bag***”. (*)


You may like

Musyawarah Daerah DPD FK-PKBM Kabupaten Garut Berjalan Lancar dan Tertib

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar Untuk Bumdes Motekar

Dispertan Garut Bangun Rumah Burung Hantu Untuk Kendalikan Serangan Hama Tikus di Sawah

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci

Geger Kasus Mutilasi dalam Karung di Garut, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Tangkap Pria di Garut yang Konsumsi dan Jual Ganja Hasil Tanam Sendiri
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






