Regional
Pemkab Karawang Vaksinasi Ratusan Hewan Ternak Cegah Penyebaran PMK
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang mulai melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kaki (PMK) terhadap hewan ternak sapi demi mencegah penyebaran PMK.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang Handoko mengatakan, pihaknya telah menerima 500 dosis vaksin PMK untuk hewan ternak.
“Penyuntikan vaksin PMK ini sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir,” katanya, Selasa (28/6/2022).
Handoko mengatakan, sapi yang disuntik vaksin PMK itu adalah sapi yang sehat bukan sapi yang terjangkit PMK.
“Jadi, vaksin ini diperuntukkan untuk sapi ternak atau sapi potong yang sehat, bukan untuk sapi yang terjangkit PMK,” ujarnya.
Menurut Handoko, dibutuhkan waktu selama sekitar enam bulan untuk melakukan vaksinasi sapi atau hewan ternak yang pernah terjangkit PMK.
Dia mengatakan, proses pemberian vaksin PMK untuk sapi akan dilakukan selama dua kali dalam kurun waktu dua pekan, seperti pemberian vaksin Covid-19 pada manusia.
“Karawang sudah mulai vaksin PMK sejak Sabtu (25/6/2022) kemarin, diawali dari Klari ada sebanyak 100 dosis, kemudian Pangkalan dan Tegalwaru 300 dosis serta Telukjambe Barat 100 dosis,” ujarnya.
Sementara, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan Pemkab Karawang akan mensubsidi asuransi bagi para peternak sebanyak 500 sapi dengan subsidi Rp 40.000/ekor per tahun. Sedangkan nantuan dari Kementerian Rp 160.000/ekor per tahun.
“Sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak kehendaki,ada jaminan asuransi bagi para peternak kami,” ucap Cellica saat meninjau PMK di Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Selasa (28/6/2022).
Cellica juga mendengarkan aspirasi dari para peternak sapi untuk di asuransi kembali dengan total 960 ekor sapi akseptor IB.
“Sisanya yang 460 akan kami bantu subsidi,” ujarnya.
Lanjut Cellica, pihaknya akan membantu THL yang sudah bekerja selama belasan tahun untuk direkomendasikan pengangkatan P3K di Kabupaten Karawang.
“Mengingat SDM Vaksinator dan para penyuluh peternakan minim jumlahnya dan lama kerja membantu Pemerintah sudah belasan tahun memerlukan kejelasan status,” katanya. (*)

You may like

Pemkab Karawang Deklarasikan Gerakan ”Karawang AMAN”

Dampak Erupsi Krakatau, Bupati: Sekolah Tetap Tatap Muka

Pemkab Karawang Gelar Bazar UMKM

Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput

Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN

Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
Pos-pos Terbaru
- Pemkab Karawang Deklarasikan Gerakan ”Karawang AMAN”
- Dampak Erupsi Krakatau, Bupati: Sekolah Tetap Tatap Muka
- Pemkab Karawang Gelar Bazar UMKM
- Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN






