Regional
Pemkab Karawang Salurkan Hewan Kurban ke Ponpes NU
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang mulai menyalurkan hewan kurban sejak Sabtu (15/6/2024) kepada masyarakat.
Kepala Bagian Kesra Setda Karawang, Irlan Surlan menyebut, penyaluran hewan kurban ke masyarakat, khsusnya kepada lembaga dan tokoh agama merupakan rutinitas pemerinah daerah setiap tahunnya saat memperingati Hari Raya Idul Adha.
Hanya saja, untuk tahun ini pemerintah daerah, lebih banyak menyalurkan hewan kurban langsung kepada lembaga pendidikan seperti pondok pesantren, tidak melalui organisasi keagamaan.
“Saya sedikit mengklarifikasi soal isu PCNU dan distribusi hewan kurban. Bukan tidak kebagian, hanya saja penyaluran langsung ke pondok-pondok pesantren yang dikelola oleh kiai-kiai NU. Dengan harapan, pendistribusian hewan kurban jadi lebih menyebar. Tapi kami jamin, pondok pesantren dan kiai NU tak kami lewatkan,” kata Irlan.
Di tempat terpisah Pengsun Pondok Pesantren Darul Quran Al-Furqon Kawali Karawang, sekaligus salah satu Mustasyan PCNU Karawang, Kiai Jeje Fauzi membenarkan jika pondok pesantren yang ia asuh menerima penyaluran bantuan hewan kurban dari Pemkab Karawang.
“Betul, memang tahun ini kami mendapat penyaluran hewan kurban. Bukan cuma saya termasuk, Kiai Ceceng. Saya dan kiai Ceceng sama di mustasyar PCNU,” kata Kiai Jeje.
Kiai Jeje menuturkan, memang setahu dia, untuk tahun ini tidak ada penyaluran hewan kurban dari pemerintah daerah ke lembaga. Sebagai gantinya, hewan kurban disalurkan langsung ke lembaga keagamaan atau Pendidikan.
“Bukan Cuma NU. Setahu saya termasuk Muhammadiyah, Persis, dan yang lainnya juga sama tida ke lembaga tapi ke tokohnya atau lembaga Pendidikan yang dikelolanya. Di NU kebetulan mungkin saya, Kiai Ceceng itu yang saya tahu. Di Muhammadiyah, Di Percis mungkin juga sama,” katanya.
Perihal mulai ramainya isu baha PCNU sebagai lembaga tidak mendapat penyaluran hewan kurban dari pemerintah daerah, Kiai Jeje mengaku sudah menghubungi Ketua PCNU Karawang Deden Permana untuk menjelaskannya seakaligus meluruskannya.
“Alhamduliallah saya sudah menghubungi Ketua PCNU dan menjelakannya. Termasuk soal ada undangan ke PCNU Karawang pada saat seremoni penyerahan hewan kurban, yang memang wajar PCNU diundang sebagai penghormatan untuk ikut serta dalam acara simbolis penyerahan hewan kurban,” tukasnya. (red)


You may like

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Fasilkom Unsika Gandeng Brits Hotel Karawang Melalui Program Magang

Tim Hukum Jabar Istimewa Beberkan Kronologi Kasus Si Nenek dan Perempuan Muda, Interval Visum Jadi Sorotan

Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah

Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM

NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah

Komisi III DPRD Karawang Tindak Lanjuti Dugaan Penutupan Drainase Penyebab Banjir
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, Fasilkom Unsika Gandeng Brits Hotel Karawang Melalui Program Magang
- Tim Hukum Jabar Istimewa Beberkan Kronologi Kasus Si Nenek dan Perempuan Muda, Interval Visum Jadi Sorotan
- Ketua DPRD Karawang Sebut Pembentukan Pansus Wujud Komitmen Perkuat Regulasi Daerah
- Rapat Paripurna DPRD Karawang Agenda Penyampaian Nota Pengantar APBD, Bupati Tegaskan Penguatan SDM
- NOEND Band Panaskan Laga Inggris vs Argentina di Nobar Juara Karawang, Ratusan Penonton Tumpah Ruah






