Connect with us

Regional

Pemkab Karawang Gelar Sub PIN Putaran Kedua

Published

on

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran kedua, Senin (15/5/2023).

Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan Sub PIN Polio tahap dua ini dilangsungkan pada 15-21 Mei 2023 serentak di seluruh wilayah di Kabupaten Karawang, cakupannya diharapkan mencapai lebih dari 95%.

“Pada putaran pertama 98 persen, jadi harapannya di putaran kedua ini bisa terealisasi lebih. Dinkes harus mengejar dan jemput bola. Ini perlu kerja keras dari kita semua, kita ingin para anak tumbuh kembang sesuai dengan yang kita harapkan,” ucap Bupati pada acara pembukaan Sub PIN Polio di Desa Sirnabaya, Telukjambe Timur pada Senin, (15/5/2023).

Ia mengatakan Karawang memang memiliki target pencapaian vaksin Polio bagi balita usia 0-59 bulan sebanyak 181.642 anak.

Ia menambahkan, pada putaran kedua yang dilangsungkan pada 15-21 Mei 2023 cakupannya diharapkan mencapai lebih dari 95%. Tersebar merata di seluruh wilayah di Kabupaten Karawang.

Cellica mengatakan pihaknya akan jemput bola ke tempat warga yang dipusatkan di posyandu untuk memberikan vaksinasi polisi bagi balita agar terhindari dari penyakit lumpuh layu tersebut.

“Kepada ibu pemilik balita yang belum mendapatkan vaksin polio, bisa segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat dalam pelaksanaan pendataan sasaran dan penyelenggaraan layanan Sub PIN Polio Putaran kedua ini,” katanya.

Kepala Dinkes Karawang Endang Suryadi menyebutkan, saat ini capaian Sub PIN Polio Karawang berada diurutan 11 se-provinsi Jawa Barat. Ia berharap pada putaran kedua, Dinkes bisa mendekati angka 100 persen atau lebih.

“Kita nomer 11 di provinsi, rata-rata 98, 99 persen. Jadi kita harap bisa mendekati 100 persen, syukur-syukur lebih,” ungkapnya.

Endang menambahkan, ada 2 strategi yang diterapkan pihaknya dalam mengeksekusi Sub PIN Polio, yakni mengejar wilayah yang capaiannya kecil di putaran pertama dan strategi swiping pasca pelaksanaan Sub PIN Polio serentak.

“Ada 2 strategi, kita kejar daerah kantong yang kemarin masih belum merata, sasarannya dapet dikit. Kita kejar, capaiannya harus tinggi. 95 persen itu harus rata, tidak ada desa yang di bawah 95 persen,” katanya.

“Kita juga lakukan swiping segera, setelah beres periode tanggal 15 sampai 21, 5 hari setelahnya kita swiping. Siang sore kita kejar dan cari mana yang belum di vaksin,” tambahnya. (*)