Connect with us

Regional

Pemkab Karawang Dilaporkan ke KPK, Bupati Dianggap Tak Berpihak ke Rakyat

Published

on

KARAWANG – Presidium Sentral Gerakan Rakyat Karawang (SEGRAK), melakukan beberapa pergerakan terhadap ketidakberpihakkan Pemerintah Daerah Karawang terhadap rakyat, diantara memberikan hibah kepada Polda Jabar ditengah masih banyaknya kerusakan jalan dan sarana pendidikan yang masih membutuhkan anggaran.

Ditemui di Kantor Hukum Arya Mandalika & Legal Consultant, Hendra Supriatna selaku Presidium SEGRAK menuturkan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah bersama Ketua Presidium SEGRAK, Ace Sudiar. Salahsatunya adalah melaporkan ulah Pemerintah Kabupaten Karawang kepada KPK.

“Kami sangat kecewa dengan Ketua Komisi-komisi di DPRD Karawang yang seperti tidak memiliki hati nurani dan jiwa kerakyatan, ketika dipanggil rapat oleh Ketua DPRD Karawang seharusnya menghargai, Ketua Fraksi dari PKS dan Fraksi Gerindra tidak hadir dalam pembahasan dana hibah 10 Miliar,” ujarnya, Selasa (28/2/2023).

“Ini sudah menandakan sudah tidak layak lagi dipilih oleh rakyat ke depannya. Kalau perlu kita ingat, kita tandai, jangan dipilih lagi di Pileg tahun 2024 nanti,” imbuh Hendra.

Hendra menambahkan, apalagi ada bahasa kecolongan itu sangat aneh karena salah satu fungsi DPRD adalah kontrol anggaran, itu seperti pura-pura tidak tahu atau cuci tangan.

“Itu seperti kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu. Karena tidak mungkin tidak tahu, itu hanya alat pembenar ketika nanti ada pemanggilan oleh KPK,” singgungnya.

Masih Hendra menambahkan, ketika Bupati Cellica Nurrachadiana masih senang hadir di acara-acara seremonial. Tetapi absen terus di perkara hak-hak rakyat, terlebih ketika dipanggil Ketua DPRD sampai 3 kali tidak direspon, maka sudah tidak layak lagi menjadi pemimpin.

“Ketika nanti misalnya Cellica mencalonkan diri menjadi wakil rakyat, sudah tidak layak lagi dicolok. Saya akan memperingatkan masyarakat di 3 Kabupaten, Karawang, Bekasi dan Purwakarta. Dari RT ke RT, dari warung kopi sampai warung remang-remang, untuk tidak memilih Cellica,” pungkasnya. (cho)

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Toni panjul

    28 Februari 2023 at 17:08

    Setuju sekali, ide yg bagus, tidak pantas menjadi gubernur di jabar, ngurus karawang aja ga bener kok, cellica ingin mencari simpati warga jabar sebelum menjadi cagub di jabar, ogah amat sy milih dia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement