Regional
Pemkab Karawang Dilaporkan ke KPK, Bupati Dianggap Tak Berpihak ke Rakyat
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Presidium Sentral Gerakan Rakyat Karawang (SEGRAK), melakukan beberapa pergerakan terhadap ketidakberpihakkan Pemerintah Daerah Karawang terhadap rakyat, diantara memberikan hibah kepada Polda Jabar ditengah masih banyaknya kerusakan jalan dan sarana pendidikan yang masih membutuhkan anggaran.
Ditemui di Kantor Hukum Arya Mandalika & Legal Consultant, Hendra Supriatna selaku Presidium SEGRAK menuturkan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah bersama Ketua Presidium SEGRAK, Ace Sudiar. Salahsatunya adalah melaporkan ulah Pemerintah Kabupaten Karawang kepada KPK.
“Kami sangat kecewa dengan Ketua Komisi-komisi di DPRD Karawang yang seperti tidak memiliki hati nurani dan jiwa kerakyatan, ketika dipanggil rapat oleh Ketua DPRD Karawang seharusnya menghargai, Ketua Fraksi dari PKS dan Fraksi Gerindra tidak hadir dalam pembahasan dana hibah 10 Miliar,” ujarnya, Selasa (28/2/2023).
“Ini sudah menandakan sudah tidak layak lagi dipilih oleh rakyat ke depannya. Kalau perlu kita ingat, kita tandai, jangan dipilih lagi di Pileg tahun 2024 nanti,” imbuh Hendra.
Hendra menambahkan, apalagi ada bahasa kecolongan itu sangat aneh karena salah satu fungsi DPRD adalah kontrol anggaran, itu seperti pura-pura tidak tahu atau cuci tangan.
“Itu seperti kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu. Karena tidak mungkin tidak tahu, itu hanya alat pembenar ketika nanti ada pemanggilan oleh KPK,” singgungnya.
Masih Hendra menambahkan, ketika Bupati Cellica Nurrachadiana masih senang hadir di acara-acara seremonial. Tetapi absen terus di perkara hak-hak rakyat, terlebih ketika dipanggil Ketua DPRD sampai 3 kali tidak direspon, maka sudah tidak layak lagi menjadi pemimpin.
“Ketika nanti misalnya Cellica mencalonkan diri menjadi wakil rakyat, sudah tidak layak lagi dicolok. Saya akan memperingatkan masyarakat di 3 Kabupaten, Karawang, Bekasi dan Purwakarta. Dari RT ke RT, dari warung kopi sampai warung remang-remang, untuk tidak memilih Cellica,” pungkasnya. (cho)


You may like

Lapas Karawang Gelar Apel Ikrar Bebas Narkoba, Pungli Dan HP Sekaligus Penyematan Kenaikan Pangkat

Kasus Kematian Balita di Karawang Didalami, Polisi Siapkan Ekshumasi dan Periksa Saksi

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Lapas Karawang Gelar Apel Ikrar Bebas Narkoba, Pungli Dan HP Sekaligus Penyematan Kenaikan Pangkat
- Kasus Kematian Balita di Karawang Didalami, Polisi Siapkan Ekshumasi dan Periksa Saksi
- GEGAP GEMPITA! KORMI Palembang “Guncang” Launching Car Free Night ATMO, Aksi Engrang dan Sorak Memukau Ribuan Warga
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama







Toni panjul
28 Februari 2023 at 17:08
Setuju sekali, ide yg bagus, tidak pantas menjadi gubernur di jabar, ngurus karawang aja ga bener kok, cellica ingin mencari simpati warga jabar sebelum menjadi cagub di jabar, ogah amat sy milih dia