Regional
Pemkab Karawang Dilaporkan ke KPK, Bupati Dianggap Tak Berpihak ke Rakyat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Presidium Sentral Gerakan Rakyat Karawang (SEGRAK), melakukan beberapa pergerakan terhadap ketidakberpihakkan Pemerintah Daerah Karawang terhadap rakyat, diantara memberikan hibah kepada Polda Jabar ditengah masih banyaknya kerusakan jalan dan sarana pendidikan yang masih membutuhkan anggaran.
Ditemui di Kantor Hukum Arya Mandalika & Legal Consultant, Hendra Supriatna selaku Presidium SEGRAK menuturkan, pihaknya akan melakukan beberapa langkah bersama Ketua Presidium SEGRAK, Ace Sudiar. Salahsatunya adalah melaporkan ulah Pemerintah Kabupaten Karawang kepada KPK.
“Kami sangat kecewa dengan Ketua Komisi-komisi di DPRD Karawang yang seperti tidak memiliki hati nurani dan jiwa kerakyatan, ketika dipanggil rapat oleh Ketua DPRD Karawang seharusnya menghargai, Ketua Fraksi dari PKS dan Fraksi Gerindra tidak hadir dalam pembahasan dana hibah 10 Miliar,” ujarnya, Selasa (28/2/2023).
“Ini sudah menandakan sudah tidak layak lagi dipilih oleh rakyat ke depannya. Kalau perlu kita ingat, kita tandai, jangan dipilih lagi di Pileg tahun 2024 nanti,” imbuh Hendra.
Hendra menambahkan, apalagi ada bahasa kecolongan itu sangat aneh karena salah satu fungsi DPRD adalah kontrol anggaran, itu seperti pura-pura tidak tahu atau cuci tangan.
“Itu seperti kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu. Karena tidak mungkin tidak tahu, itu hanya alat pembenar ketika nanti ada pemanggilan oleh KPK,” singgungnya.
Masih Hendra menambahkan, ketika Bupati Cellica Nurrachadiana masih senang hadir di acara-acara seremonial. Tetapi absen terus di perkara hak-hak rakyat, terlebih ketika dipanggil Ketua DPRD sampai 3 kali tidak direspon, maka sudah tidak layak lagi menjadi pemimpin.
“Ketika nanti misalnya Cellica mencalonkan diri menjadi wakil rakyat, sudah tidak layak lagi dicolok. Saya akan memperingatkan masyarakat di 3 Kabupaten, Karawang, Bekasi dan Purwakarta. Dari RT ke RT, dari warung kopi sampai warung remang-remang, untuk tidak memilih Cellica,” pungkasnya. (cho)

You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!







Toni panjul
28 Februari 2023 at 17:08
Setuju sekali, ide yg bagus, tidak pantas menjadi gubernur di jabar, ngurus karawang aja ga bener kok, cellica ingin mencari simpati warga jabar sebelum menjadi cagub di jabar, ogah amat sy milih dia