Nasional
Pemerintah Kerahkan Berbagai Upaya Kendalikan Inflasi Daerah dan Pusat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi di tingkat daerah dan pusat.
Dengan melibatkan berbagai stakeholder, pihaknya telah melakukan berbagai operasi pasar untuk memastikan keterjangkauan harga dan telah memperluas kerja sama antar pemerintah daerah (Pemda) untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas.
Ia menambahkan, pemerintah juga akan menggunakan platform perdagangan digital dan memberikan subsidi biaya transportasi untuk memperlancar rantai pasok distribusi, sekaligus mempercepat pelaksanaan tanaman pangan.
“Misalnya pada (komoditas) cabai untuk mengantisipasi permintaan yang tinggi, terutama menuju akhir tahun,” kata Menko Airlangga dilansir Antara Kamis (1/9/2022).
Airlangga mengatakan setiap pemda telah membuat neraca sepuluh komoditas pangan strategis yang ada di wilayahnya masing masing.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga akan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional untuk menguatkan sarana dan prasarana produk hasil pertanian, termasuk fasilitas penyimpanan, terutama di daerah sentra produksi.
Lalu Ia menyebut akan dilakukan optimalisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) antara lain Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK-Fisik) secara tematik untuk difokuskan pada ketahanan pangan.
Kemudian Dana Transfer Umum (DTU) yang terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 2 persen akan digunakan untuk meredam harga pangan dan juga memberikan bantuan sosial (bansos) maupun dukungan untuk sektor transportasi.
Selanjutnya, akan dilakukan sinergi antar-daerah untuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam upaya mengendalikan inflasi pangan guna mempercepat stabilisasi harga.
“Bapak/ibu gubernur, bupati, wali kota yang angkanya (inflasi) di atas nasional, diminta untuk dapat menurunkan inflasi pada bulan-bulan ke depan di bawah lima persen,” katanya.
Ia mengatakan telah mengirimkan surat kepada para gubernur untuk memperkuat TPID di setiap daerahnya.
Seperti diketahui, pada Agustus ini BPS mencatat secara bulanan terjadi deflasi sebesar 0,21 persen month to month (mtm). Sedangkan, secara tahunan tercatat inflasi sebesar 4, 69 persen year on year (yoy), atau sedikit lebih rendah dibandingkan bulan Juli yang sebesar 4,94 persen yoy. (*)
Sumber: Antara


You may like

Menanggapi secara Kritis: Inflasi dan Strategi Investasi di Karawang Melalui Langkah Bijak untuk Mengelola Keuangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Pemerintah Targetkan Program Kartu Prakerja Diikuti 1,148 juta Peserta Tahun 2024

Mendagri Minta Pemda Tak Terlena dengan Inflasi Terkendali

BPS Sebut Inflasi Jawa Barat Pada Tahun 2023 Sebesar 2,48 Persen

Tekan Inflasi, Pemkab Purwakarta Canangkan Gerakan Masyarakat Tanam Cabai

Pj Gubernur Jabar Minta Seluruh Kepala Daerah di Jabar Jaga Inflasi dan Tekan Stunting
Pos-pos Terbaru
- Cerita Mahasiswa Internasional UNSIKA: Memperluas Pengalaman Akademik dan Budaya di Karawang
- UNSIKA Terima 12 Mahasiswa Internasional dari 6 Negara pada Tahun Akademik 2026
- Sambut Hari Jadi ke-393, Pemkab Karawang Bebaskan Denda dan Diskon Pajak PBB-P2
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA






