Regional
Pelaksanaan PPDB di Kabupaten Majalengka Segera Dimulai, Berikut Tahapannya
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kabupaten Majalengka akan dimulai 28 Juni 2021. Ada beberapa jalur yang bisa dipilih calon peserta didik. Yakni, jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua atau wali dan prestasi.
Kabid SMP Dinas Pendidikan Majalengka, Adeng Zaenudin mengatakan, PPDB tahun 2021 ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, yakni pendaftaran secara online.
Namun, kali ini orang tua diarahkan untuk meminta bantuan pendaftaran di sekolah asal.
“Meski daring, orang tua harus secara luring ke sekolah asal untuk melakukan pendaftaran. Nanti difasilitasi wali kelas di masing-masing sekolah untuk daftar melalui daring,” ujar Adeng dilansir dari TribunJabar.id, Kamis (10/6/2021).
Untuk jalur zonasi, jelas Adeng, akan ada kuota sekitar 50 persen dari daya tampung sekolah.
Nantinya, jika jalur zonasi masih tersedia dari jumlah yang mendaftar, bisa diisi dari jalur prestasi.
“Jalur zonasi ini diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berada di dalam wilayah zonasi. Misal calon peserta didik daftar di SMPN 1 Majalengka, nah calon peserta didik yang bisa daftar bagi calon yang rumahnya disekitar sekolah di Kecamatan Majalengka, itu yang diprioritaskan,” ucapnya.
Dijelaskan dia, domisili calon peserta didik harus berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat satu tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB.
Jika kartu keluarga tidak dimiliki oleh calon peserta didik karena keadaan tertentu, bisa diganti dengan surat keterangan domisili.
“Ya misal kartu keluarganya hilang karena bencana alam, atau lain sebagainya itu bisa diganti dengan surat keterangan domisili,” jelas dia.
Perlu diingat, sambung Kabid, calon peserta didik Hany boleh memilih satu jalur pendaftaran di wilayah zonasi.
Namun, di luar wilayah zonasi, calon peserta didik bisa mendaftar melalui jalur afirmasi atau prestasi.
“Kalau siswa rumahnya di Kecamatan Majalengka dan sudah milih jalur zonasi tidak bisa milih jalur afirmasi atau prestasi. Tapi bisa milih jalur afirmasi atau prestasi jika di luar zonasi,” katanya.
Syarat umum lainnya, Adeng menambahkan, pihak sekolah akan juga memprioritaskan calon peserta didik yang memang memenuhi syarat.
Yakni, untuk jenjang SMP berusia paling tinggi 15 tahun atau telah menyelesaikan kelas 6 SD.
“Oleh karena itu, persiapkan dengan matang bagi para orang tua. Pantau terus media sosial kami terkait jadwal dan lain sebagainya. PPDB SMP akan dibuka 28 Juni sampai 10 Juli, itu dimulai dari pendaftaran hingga daftar ulang,” ujarnya. (*)
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Kantor Hukum Eko Juniarto Didatangi Mahasiswa UIN Siber Cirebon

Pertamina EP Jatibarang Field Capai Liquid Onstream Perdana dari SP ABG Stage 1

Pemprov Jabar Bakal Anulir Kelulusan Calon Peserta Didik yang Terbukti Curang di PPDB

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Indramayu yang Korbannya Meninggal Dunia, Ini Motifnya

Kemenag Jabar Rekrut 300 Orang Untuk Bertugas di Asrama Haji Indramayu

Pemkab Indramayu Siapkan 14 Ribu Hektare Lahan Penunjang Investasi
Pos-pos Terbaru
- Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB
- Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif
- Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai
- Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah
- Iman Teguh Adianto Resmi Jabat Plt. Kepala Kantor Imigrasi Karawang






