Regional
Pantau Penimbunan Minyak Goreng, Polda Jabar Bentuk Tim Khusus
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polda Jawa Barat membentuk tim khusus untuk mengawasi peredaran minyak goreng dari mulai produksi hingga distribusi dan penimbunan minyak goreng.
“Kita sudah lakukan pengawasan terkait masalah produksinya kemudian distribusinya kemudian regulasi penjualannya dan juga pada saat penjualan mengecek penimbunan-penimbunan juga,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu (23/3/2022).
Dia mengatakan setiap jajaran polres di tingkat kabupaten dan kota pun telah membentuk tim tersebut.
Menurut Ibrahim, nantinya tim khusus ini akan terjun langsung untuk melakukan pengecekan. Sehingga kekhawatiran terjadinya penimbunan ini bisa diminimalisir.
Menurutnya, pembentukan tim untuk mengawasi peredaran minyak goreng itu merupakan arahan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
“Kami berharap pembentukan tim ini bisa mencegah terjadinya penimbunan akibatnya kan nanti ada kelangkaan minyak goreng,” ucapnya.
Di sisi lain kata Ibrahim tim ini akan bekerja secara sinergi.
“Jadi dari Polda Jabar ada tim khususnya, begitupun dari polres-polresnya namun kesemuanya tentunya akan berkoordinasi,” katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya akan menindak tegas semua pihak yang melanggar aturan dan melakukan penyimpangan dalam distribusi minyak goreng.
“Saya ingatkan, jangan ada yang melakukan penyimpangan, apalagi yang harusnya masuk ke jalur konsumen dibelokkan ke industri, pasti kami kejar,” kata Sigit dalam keterangannya, Senin (21/3/2022).
Sigit juga menegaskan bahwa Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan di tingkat pusat maupun daerah akan membantu pengawalan, pengawasan dan proses pendistribusian minyak goreng ke pasaran.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam rapat bersama dengan Komisi VI DPR mengatakan, raibnya minyak goreng di pasaran ini terjadi karena ulah para spekulan dan mafia yang sengaja menyelundupkan minyak goreng.
“Ini spekulasi kami, ada orang yang tidak sepatutnya mendapatkan hasil dari minyak ini. Artinya masuk misalnya ke tempat industri. Jadi di sini saya bilang adalah mafia yang mesti kita berantas bersama-sama,” kata Lutfi beberapa waktu lalu. (*)


You may like

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Bareng DMI Kecamatan, KUA Telagasari Sosialisasikan Pentingnya ID Masjid Bagi Semua DKM
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






