Connect with us

Daerah

Pandemi Mulai Melandai, Pemkab Bekasi Rubah Struktur Satgas Penanganan Covid-19

Diposting

pada

INFOKA.ID – Setelah sempat memasuki zona merah dalam beberapa pekan, Kabupaten Bekasi telah berstatus PPKM level 3. Sehingga dilakukan sejumlah relaksasi.

Dengan menurunnya kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengubah struktur Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menjadi Komite Kebijakan Covid-19. Perubahan pola penanganan ini tidak lepas dari mulai terkendalinya kasus Covid-19.

Dengan perubahan ini, penanganan pandemi tidak hanya fokus pada sisi medis namun mulai menyentuh pada pemulihan ekonomi.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, Komite Kebijakan Covid-19 akan membawahi dua bagian yakni penanganan dari sisi medis serta pemulihan ekonomi.

Berdasarkan hasil kinerja komite ini nantinya berbuah kebijakkan yang diterbitkan Pemkab Bekasi.

“Jadi kalau sebelumnya Satgas Covid-19 ini kita fokus pada penanganan dari sisi medis, sekarang dengan perubahan ini, sisi medis tetap ditangani tapi juga pemulihan ekonomi juga tetap dilakukan,” ucap Dani dilansir dari Pikiran-Rakyat.com, Senin (30/8/2021).

Dani mengatakan, tim penanganan dari sisi medis akan mengurus segala persoalan operasional. Mulai dari pencegahan, penanganan hingga vaksin.

Sedangkan tim pemulihan ekonomi bertugas melakukan kajian yang nantinya dilaporkan kepada Pemkab Bekasi dalam bentuk rekomendasi.

“Rekomendasi ini yang jadi dasar kebijakan diterbitkan, khusus untuk pemulihan ekonomi,” ucap dia.

Komite Kebijakan Covid-19 ini akan diketuai kepala daerah yang dibantu unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Sedangkan tim penanganan medis serta pemulihan ekonomi, masing-masing akan dipimpin asisten daerah.

Pada sisi pemulihan ekonomi, Dani mengaku telah menyiapkan bantuan bagi pelaku usaha kecil. Untuk tahap pertama, bantuan diberikan kepada sedikitnya 14.000 pedagang dengan nominal sebesar Rp1 juta.

“Ini berasal dari refocusing anggaran. Nantinya akan diberikan lagi bantuan pada 2022 mendatang. Bantuan juga diberikan bagi pelaku seni yang selama ini tidak bisa manggung karena pandemi,” ucap dia. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement