Connect with us

Regional

Oplos Gas Elpiji, Kades di Kuningan Ditangkap Polisi

Published

on

INFOKA.ID – Seorang oknum kepala desa di Kuningan berinisial US (43), ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Kuningan karena kedapatan melakukan praktik kecurangan pengoplosan elpiji 3 kg bersubsidi ke tabung 5,5 kg, 12 kg, dan 50 kg non subsidi.

Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda mengatakan, petugas Sat Reskrim telah menangkap US Kepala Desa Ciketak, sekaligus pemilik pangkalan gas bersubsidi 3 kg, bersama dua pelaku lain, yakni, MS (45) dan A (37). Mereka semua merupakan warga Ciketak.

“Ketiga orang ini memindahkan gas 3 kg bersubsidi ke dalam tabung 5,5 kg, 12 kg, dan 50 kg, kemudian menjualnya dalam keadaan non subsidi,” katanya, Senin (12/9/2022).

Dhany mengungkapkan para pelaku ini melakukan praktik pengoplosan melalui cara penyuntikan gas 3 kg menggunakan alat suntik modifikasi yang terbuat dari jeruji velk motor ke tabung gas kosong 5,5 kg, juga 12 kg, dan dalam sehari bisa memperoleh hasil sebanyak 10 tabung gas ukuran 12 kg, serta 20 tabung gas ukuran 5,5 kg.

“Keuntungan yang didapat dari penjualan gas ini, dari satu tabung ukuran 12 kg sebesar Rp 100 ribu, dan dari pertabung gas ukuran 5,5 kg Rp 50 ribu, sehingga negara telah mengalami kerugian sebesar Rp 1.324.800.000,” ujarnya.

Untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang telah diubah melalui paragraf 5 Pasal 40 angka 9 pasal 55 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement