Connect with us

Regional

Mulai Produksi Lagi, Perajin Tahu-Tempe di Jabar Naikkan Harga

Published

on

INFOKA.ID – Sejumlah perajin tahu tempe di Jawa Barat kembali produksi setelah sebelumnya mogok selama tiga hari. Meski kembali produksi, namun para perajin menaikkan harga jual karena harga kacang kedelai masih tinggi.

Ketua Paguyuban Perajin Tahu Tempe Jabar Muhamad Zamaludin mengatakan meski telah melakukan aksi mogok produksi, namun hal tersebut tidak membuat harga kedelai turun seperti apa yang diinginkan.

“Iya sudah mulai produksi lagi kemarin untuk dijual sekarang. Kalau harga kedelai terus, kemarin naik Rp 100 sekarang Rp 200,” kata Zamaludin dilansir dari Detikcom, Jumat (25/2/2022).

Dengan terus naiknya harga kedelai, Zamaludin mengungkapkan perajin tahu tempe di Jabar sepakat untuk menaikkan harga jual tahu dan tempe di kisaran 20 persen.

“Kompak naikkan harga 20 persen. Kalau tahu naik Rp 500-Rp 1.000 per bungkus isi 10. Tempe juga sama, naik Rp 500-Rp 1.000 per lembar,” ujarnya.

Meski telah menaikkan harga jual tahu dan tempe, Zamaludin menuturkan para perajin masih menanti janji pemerintah untuk segera menstabilkan harga kedelai. Bahkan perajin juga mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan jika harga kedelai terus naik.

“Kesepakatan perajin kita sudah naikkan harga tapi kalau kedelai naik terus ya kita enggak tahan lagi. Tapi kan ada janji pemerintah kalau meleset ya bisa jadi demo ke jalan. Pemerintah janji mau subsidi dan kedelai di jual Bulog lagi, tapi kalau enggak ditepatin ya kita demo,” pungkasnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement