Nasional
Menteri BUMN Optimistis Perekonomian Nasional Kembali Normal Pada 2022
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri BUMN Erick Thohir optimistis perekonomian nasional yang sebelum terdampak pandemi Covid-19, akan kembali normal pada tahun 2022.
“Kita optimistis pada tahun depan perekonomian nasional akan kembali normal,” ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Erick dan Kementerian BUMN juga optimistis dengan dukungan yang telah diberikan oleh DPR RI, pemerintah pusat dan daerah, terlebih lagi dukungan dari pihak swasta bahwa pemulihan ekonomi nasional akan berjalan lebih baik.
“Walaupun tentu kita mesti sepakat kondisi yang kita alami tentunya pasca pandemi akan tetap seperti sekarang, protokol kesehatan harus berjalan dengan baik seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.
Menteri BUMN juga berpesan kepada semua pihak untuk terus menyebarluaskan informasi bahwa pentingnya menjalankan disiplin protokol kesehatan terhadap diri sendiri.
“Jangan sampai ketika masyarakat melihat pergerakan manusia sudah seperti normal akhirnya kita juga melupakan disiplin protokol kesehatan yang kita harapkan,” ujar Erick.
Sumber: Antara

You may like

PSSI Minta PT LIB Bawa Liga 1 Tembus Peringkat 2 Asean dan 12 Asia

Erick Thohir: Aset BUMN Meningkat Menjadi Rp 10.402 Triliun

Menteri BUMN Apresiasi Gerak Cepat PLN Hadirkan Energi Bersih di IKN

Erick Thohir Ungkap Alasan Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Beroperasi

Menteri BUMN Pastikan Stok Beras Bulog Cukup Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri

Indonesia Batal Bidding Tuan Rumah Piala Dunia 2034, Ini Alasannya
Pos-pos Terbaru
- Sinergi Pupuk Kujang bersama Kalangan Industri di Karawang Distribusikan Hewan Kurban untuk Masyarakat
- Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Imigrasi Karawang Gelar Layanan Paspor Simpatik
- Satreskrim Polres Karawang Tangani Dugaan Penipuan Lowongan Kerja
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Karawang Siap Pasok Hasil Panen untuk Makan Bergizi Gratis
- Bapenda Karawang Permudah Pembayaran PBB-P2 Secara Digitalisasi







