Nasional
Menkeu: Dana Pemda yang Nganggur di Bank Capai Rp 278 T
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Keuangan mencatat dana pemerintah daerah yang tersimpan perbankan sebesar Rp 278,7 triliun per Oktober 2022.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dana yang mengendap di bank itu naik Rp 54,89 triliun atau 24,52% dari bulan sebelumnya.
Sri Mulyani pun berharap pemerintah daerah bisa mengakselerasi belanjanya lebih cepat dan fokus di sisa tahun ini supaya dampaknya bisa langsung dirasakan, terutama untuk peningkatan ekonomi.
“Kita harapkan pemerintah daerah bisa terus mendorong terutama pada saat tren ekonominya sudah mulai agak mengalami penurunan, APBD dengan dana Rp 278,73 triliun di perbankan diharapkan bisa jadi faktor untuk mendorong pemulihan ekonomi lebih kuat lagi terutama pada kuartal terakhir ini,” kata Sri Mulyani dikutip Antara, Jumat (25/11/2022).
Berdasarkan wilayah, per Oktober 2022 nominal saldo tertinggi berada di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Kalimantan Timur.
Sampai Oktober 2022, realisasi belanja APBD mencapai Rp 732,89 triliun atau 61,2% dari pagu yang mencapai Rp 1.196,83 triliun. Capaian itu tumbuh 3,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika dirinci, belanja dari sisi pegawai tumbuh sedikit 0,2% atau mencapai Rp 289,73 triliun karena pertumbuhan tambahan penghasilan PNSD dan pertumbuhan belanja gaji kepala daerah/wakil kepada daerah.
Lalu belanja barang dan jasa naik 7,7% atau mencapai Rp 198,91 triliun karena kenaikan belanja perjalanan dinas, belanja pemeliharaan, dan belanja barang/jasa untuk diberikan kepada pihak ketiga/masyarakat.
Kemudian belanja modal juga naik 19,5% atau mencapai Rp 80,88 triliun karena pertumbuhan belanja modal pengadaan instalasi, alat peraga, alat produksi, pengolahan dan pemurnian, belanja alat besar, alat laboratorium, komputer, alat pertanian, serta belanja modal jalan, jembatan dan jaringan. Terakhir belanja lainnya turun 1,9% atau mencapai Rp 163,37 triliun.
Secara fungsi, yang mengalami kenaikan adalah belanja di bidang ekonomi yakni 13,7% atau mencapai Rp 86,06 triliun hingga Oktober 2022. Lalu belanja kesehatan naik mencapai Rp 121,82 triliun dan belanja perlindungan sosial turun 0,1% atau mencapai Rp 13,27 triliun. (*)
Sumber: Antara


You may like

Pemerintah Jamin Stimulus Dunia Usaha Dilanjutkan di 2024

Presiden Jokowi Setujui Kenaikan Gaji PNS, TNI, dan Polri

Sri Mulyani: Dana Stunting yang Tepat Sasaran Cuma Rp 34 Triliun

Menkeu: Pemerintah Terapkan Automatic Adjustment Belanja K/L Capai Rp 50,23 Triliun

Awal 2023, Kemenkeu Himpun Dana Abadi Pendidikan Lebih dari Rp 129 Triliun

Menkeu Ungkap Resesi Hingga Perubahan Iklim Ancam Global di 2023
Pos-pos Terbaru
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Karawang Siap Pasok Hasil Panen untuk Makan Bergizi Gratis
- Bapenda Karawang Permudah Pembayaran PBB-P2 Secara Digitalisasi
- Ketua DPRD Karawang Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Persib Juara, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Apresiasi Kedewasaan Bobotoh Jaga Kamtibmas di Karawang
- Persib Juara, Kapolres Karawang Turun ke Alun-Alun: Berbagi Bahagia Boleh, Tolong Jaga Ketertiban Kota




