Regional
Masuk Kemiskinan Ekstrem, Bupati Karawang Didemo Mahasiswa
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Sejumlah mahasiswa dari GMKI Karawang melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Karawang, pada Senin (18/10/2021). Aksi ini dilakukan terkait kemiskinan ektrem yang disandang Karawang sebagai daerah kawasan industri dan juga lumbung padi.
“Si miskin tercekik dan si kaya tertawa, lumbung padi menuju lumbung miskin. Save lives and help poor people,” kata Irwancis Siringo Ringo, Kabid Akspel GMKI Karawang.
Dalam orasinya, dia menagih janji Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana terkait sinkronisasi data kemiskinan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.
“Sampai saat ini, masyarakat belum menerima data sinkronisasi kemiskinan. Padahal Bupati Cellica Nurrachadiana telah mengumpulkan 25 kepala desa yang wilayahnya masuk dalam daftar warga miskin ekstrem di pesisir utara Karawang,” bebernya.
GMKI Karawang menyatakan tuntutan kepada Bupati Karawang. Pertama, menuntut janji bupati terkait transparansi data untuk mengklarifikasi data kemiskinan yang di keluarkan oleh Pemerintah Pusat.
Kedua, meminta Bupati Cellica Nurrachadiana meningkatkan kualitas serta melakukan pemerataan pendidikan di Kabupaten Karawang.
Kemudian ketiga, mendesak Bupati Cellica Nurrachadiana untuk memperketat pengawasan terhadap pengelolaan dana CSR serta dana bantuan sosial (Bansos) dengan pihak-pihak terkait agar terwujudnya pemerataan pembangunan di Kabupaten Karawang.
Keempat, menuntut Bupati Cellica Nurrachadiana segera serius dalam menangani kemiskinan ekstrim di Karawang,
Ketua GMKI Karawang, Ares Lumban Gaol meminta kepada Menteri Dalam Negeri memberikan teguran kepada Bupati Karawang karena belum adanya keseriusan dalam menuntaskan kemiskinan di Kabupaten Karawang.
“Karawang kota industri, tapi masyarakat banyak miskin,” tukas Ares Lumban Gaol.
Dalam kalimat penutupnya, Ares Lumban Gaol menyampaikan akan melakukan demonstrasi yang lebih besar bersama masyarakat.
“Jika Bupati Karawang belum melakukan transparasi data kemiskinan serta tidak melakukan terobosan dalam mengurangi tingkat kemiskinan, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar,” tegasnya. (*)


You may like

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang

Lapas Karawang Gelar Apel Ikrar Bebas Narkoba, Pungli Dan HP Sekaligus Penyematan Kenaikan Pangkat

Kasus Kematian Balita di Karawang Didalami, Polisi Siapkan Ekshumasi dan Periksa Saksi

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
Pos-pos Terbaru
- 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
- Lapas Karawang Gelar Apel Ikrar Bebas Narkoba, Pungli Dan HP Sekaligus Penyematan Kenaikan Pangkat
- Kasus Kematian Balita di Karawang Didalami, Polisi Siapkan Ekshumasi dan Periksa Saksi
- GEGAP GEMPITA! KORMI Palembang “Guncang” Launching Car Free Night ATMO, Aksi Engrang dan Sorak Memukau Ribuan Warga
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu






