Connect with us

Regional

Massa Demo DPRD Provinsi Sumsel, Tuntut Pecat Dirut PT JSC Miena Paloh

Published

on

PALEMBANG – Aliansi Pedagang dan Penggiat Olahraga (AP3) Sumatera Selatan menggelar Aksi di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (20/7/2022),

Dalam Aksi damai AP3 Sumsel meminta kepada DPRD Provinsi untuk segera mengevaluasi Direktur PT Jakabaring Sport City (JSC) Maena Paloh, karena adanya indikasi pengelolaan sebagai Dirut telah masuk ke kantong pribadi sehingga banyak Venue-venue yang rusak dan terbengkalai tidak dirawat, serta sikap prilaku dirut PT JSC yang arogansi sewenang-wenang terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Selain itu, banyak hal yang diduga telah dilakukan oleh pihak PT JSC ini disampaikan sebagai aspirasi para insan olahraga dan ibu-ibu pelaku Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) yang mengadu.

Mereka telah diperlakukan dengan tidak manusiawi, sewenang-wenang oleh petugas JSC saat berlangsung Festival Olah Raga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke VI, maka sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat kecil. Hal ini diungkap saat orasi berlangsung.

Sebelumnya dengan isu yang sama para Aktivis Sumsel yang tergabung dalam, Aliansi Masyarakat Sumatera Selatan (AMSS) pun telah menggelar aksi di Kantor Gedung Gubernur Provinsi Sumsel pada Senin (18/7/2022) lalu. Aksi demo serupa di Kantor Gubernur Sumsel tuntutan pemecatan Direktur utama PT JSC Meina Paloh.

Dalam Pantauan massa demo di Kantor DPRD Provinsi Sumsel terdiri dari ratusan orang orang selain para penggiat olahraga, aktivis sumsel juga para pedagang pemilik UMKM di JSC, terbentang spanduk bertuliskan, “Pak Gubenur yang kami cintai, pecat sekarang juga maina paloh sekarang juga !!! Sekarang juga !!! Sekarang juga !!!”

Koordinator aksi Deny Tegar menuturkan, aksi demo di Gedung Kantor DPRD Provinsi kali ini selain untuk menyampaikan keresehan warga pedagang kecil yang memiliki UMKM, meminta segera dilakukan tindakan mengevaluasi kondisi yang kini terjadi, sehingga membuat masyarakat sumsel sudah tidak percaya atas kepemimpinan yang diemban pengellolah JSC.

“Selagi Maina Paloh masih menjabat mempimpinJSC Aksi demo terus akan berlanjut, artinya, se segera mungkin untuk segera diambil keputusan mengingat gejolak masyarakat yang akan terjadi terus akan berlangsung,” tegasnya.

“Kami datang untuk menyampaikan kekecewaan yang mana pada Fornas VI bahwa para pedagang kali lima dan UMKM tidak dapat berdagang di JSC. Padahal event tersebut multi nasional di mana seluruh provinsi hadir, sesungguhnya mereka sangat berharap untuk ikut meramaikan dan dapat berdagang pada Event tersebut,” lanjutnya.

“Aksi ini pun dilakukan agar kedepan siapapun Dirut JSC, berperilaku lah seperti manusia jangan tidak punyo etika terhadap orang, apalagi para pedagang kecik,” tegasnya.

Aksi berlanjut ke Gedung kanan DPRD Sumsel, setelah lama menunggu massa aksi diterima langsung Ketua DPRD Prov Sumsel RA Anita Noeringhati. Setelah berdialog di pelataran parkir akhirnya massa diterima ke Ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi duduk bersama.

Dalam pernyataan sikapnya, AMSS menyampaikan empat hal. Pertama, para Pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) pada saat pelaksanaan Fornas VI, Direktur Utama PT JSC Melina Paloh menunjukkan sikap arogan melakukan penertiban dengan dengan sikap yang kasar terhadap pelaku UMKM.

Arogansi itu, tidak sepatutnya terjadi karena bertentangan dengan Misi PT JakaBARING Sport City (JSC) yakni memiliki pribadi yang baik kata-katanya, perilaku dan pikiran benar dan tidak menyimpang serta memiliki karakter yang jujur.

Kedua, pengelola PT JSC terindikasi belum mampu menunjukkan kemajuan dan kemandirian sebagai BUMD. Contohnya banyak venue-venue yang rusak dan terbengkalai. Lalu, perawatan yang kurang maksimal sehingga tidak terlihat upaya kemandirian dalam mengelola sehingga tidak bisa mencapai target keuntungan meskipun Pemerintah Provinsi Sumsel telah memberika subsidi.

Ketiga, Gubernur Sumsel sebagai pemegang kendali, hendaknya melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap BUMD PT Jakabaring Sport City.

Keempat, ada dugaan KKN dengan adanya menggunakan kasbon ke perusahaan JSC dari bulan Februari 2019 sampai Februari 2021 sebesar Rp 1.126.272.927. Walaupun kasbon tersebut telah dicicil sebesar Rp 970.693.329 yang termuat dalam Surat Pernyataan tertanggal 1 April 2021.

Sementara, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati mengatakan tentang keberadaan JSC baik itu JSC yang tidak terawat dan arogansi kepengurusan yang dilakukan Direktur Utama itu yang menjadi poin.

“Aspirasi dari aliansi akan kita teruskan kepada Gubernur, yang mempunyai kewenangan untuk mengevaluasi Direktur Utama JSC itu Gubernur Sumsel. Tetapi saya menyambut baik kritisi dari masyarakat apalagi untuk kepentingan Sumsel karena JSC merupakan Aset membanggakan di Sumsel,” jelasnya. 

Ditegaskannya, yang mempunyai wewenang memecat Direktur Utama JSC adalah Gubernur.

“Jadi dewan hanya merekomendasikan untuk di evaluasi, karena yang berhak mengangkat dan memberhentikan adalah gubernur,” pungkasnya. 

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Sumsel, M Yansuri diwawancarai mengatakan akan mendengarkan dan mengakomodir setiap aspirasi masyarakat Sumsel.

“Tapi kami tidak bisa mendengarkan sebelah pihak, nanti kita akan minta data tertulis dari rekan-rekan. kami akan panggil dulu pihak dari PT JSC,” ujarnya.

Disinggung mengenai tuntutan agar Dirut PT JSC Meina Fitriani Paloh, segera dipecat dari jabatannya, Yansuri menegaskan jika itu bukan wewenang pihaknya.

“Dewan tidak ada wewenang memecat, nanti kami akan ajukan rekomendasi ke gubernur, karena gubernur yang memiliki wewenang memecatnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui Aksi sebelumnya pada, Senin (18/7/2022) lalu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menanggapi apa yang dituntut dari massa Aksi (AMSS) akan dilakukan peninjauan Nanti kita akan adakan peninjauan terkait Direktur JSC, yang mana akan ditelaah juga oleh komisaris, berjanji akan mengevaluasi Dirut JSC. juga mendesak untuk melakukan rapat umum pemegang saham, kata Gubernur di depan massa aksi. (sya)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement