Regional
Masalah Kebocoran Pipa Pertamina, Komisi III DPRD Karawang Langsung Monitoring
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Karawang melakukan monitoring bersama DLHK Kabupaten Karawang demi memastikan masalah Kebocoran Pipa Pertamina, Jumat (23/4).
Monitoring tersebut dilakukan tepatnya di Desa Ciparage Jaya, Kecamatan Tempuran dan Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon. Dalam kesempatan itu, hadir perwakilan Pertamina Envoirmental.
Diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd,i. MH. bahwa pihaknya menindaklanjuti informasi di media dan pengaduan Aktivis Lingkungan Hidup Cilamaya Berbunga, mengenai kebocoran PIPA Pertamina Pada tanggal 15 April 2021.
“Setelah informasi tersebut ramai dibicarakan di medsos maka kami turun bersama melakukan kunjungan lapangan dan monitoring,” ujarnya kepada Infoka, Jumat (23/4).
Endang menambahkan, tujuan monitoring ini memastikan betul sejauh mana penyelesaian permasalahan kebocoran Pipa Pertamina hingga mengeluarkan Spill Oil, seperti yang berada di wilayah Desa Sukajaya dan Desa Ciparage.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini juga hadir Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat bersama Plt Kepala Dinas Perikanan Karawang. Petrogas Provinsi Jawa Barat serta Manajer Divisi Regional 5 Pertamina PHE ONWJ,” terangnya.

Masih Endang menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan atas kejadian tersebut agar pihak Pertamina dapat menginventarisasi kerugian materil, apabila ada masyarakat yang mengadukan atas kejadian ini.
“Kami ingin memastikan betul langkah apa saja yang sudah dilakukan oleh Pertamina, setelah kejadian kebocoran sampai ketiga kalinya ini di Kabupaten Karawang,” jelasnya.
Sambung masih Endang menambahkan, setelah ditanyakan ternyata kondisi PIPA Pertamina ini berusia paling tua di Kabupaten Karawang, bahkan di seluruh Indonesia. Tentu saja pihaknya berharap kepada Kementrian BUMN dan Komisi V DPR- RI agar dapat mengalokasikan peremajaan pipanisasi Pertamina yang berada di Kabupaten Karawang.
“Andaikan saja ini baru terjadi, mungkin tidak terlalu mendesak untuk melakukan peremajaan, akan tetapi ini sudah berkali-kali, mulai tahun 2019 sampai dengan 2021 ini, sudah tiga kali terjadi kebocoran,” pungkasnya. (cho)


You may like

Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang

Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan

Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan

Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!

Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang

Hadirkan Kenyamanan Umat Kristiani, Polres Karawang Jamin Kekhusyukan Misa Kenaikan Isa Al-Masih
Pos-pos Terbaru
- Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang
- Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan
- Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan
- Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!
- Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang






