Regional
Korban Tenggelam di Karawang Ditemukan Tak Bernyawa Sejauh 3,5 Km
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Tim SAR gabungan menemukan bocah bernama Fajar Nuriski (8), yang tenggelam di irigasi Sungai Jembatan Badami, Kabupaten Karawang, dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (6/3/2022).
Korban ditemukan sejauh kurang lebih 3,5 kilometer (km) dari lokasi kejadian tenggelam. Korban sempat dinyatakan hilang sejak Sabtu (5/3/2022) lalu.
Komandan Tim Rescue Basarnas Bandung, Andri Kurniawan menyebutkan, pada pukul 08.10 WIB korban dievakuasi ke rumah duka.
“Pada pukul 08.10 WIB korban dievakuasi ke rumah duka. Selanjutnya pada pukul 09.30 WIB dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dihentikan,” kata Andri, Minggu (6/3/2022).
Penemuan korban itu disambut histeria anggota keluarga di rumah duka di Desa Margakaya Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang.
Waktu penemuan korban terjadi kurang dari satu jam setelah operasi SAR hari kedua dimulai. Tim yang dibagi menjadi tiga unit (Search and Rescue Unit/SRU) memulai pencarian sejak pukul 07.30 WIB.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono sebelumnya memperoleh kesaksian dari dua teman korban yang mandi bersama di sungai tersebut.
“Korban terseret arus sungai sementara dua temannya berhasil menyelamatkan diri,” ujarnya.
Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah menyebutkan, pencarian hari kedua menggunakan alat Underwater Search Device (UWSD) yaitu satu set peralatan terbaru di Basarnas yang digunakan untuk melakukan pencarian di dalam air.
Alat tersebut diklaim memiliki fungsi khusus untuk pencarian di perairan.
“UWSD digunakan untuk melakukan pencarian di dalam air diharapkan bisa mempercepat penemuan korban pada kejadian yang ada di perairan,” kata Deden.
Operasi pencarian hari kedua dilakukan dengan menyebar tiga SRU ke beberapa titik. SRU 1 ditugaskan mencari dari jembatan BTB 18 (Ciherang) sampai jembatan BTB 22 (Jatikarya) sejauh 2,2 kilometer.
“Mereka menggunakan perahu karet dan Peralatan UWSD milik Basarnas,” kata Deden.
Sedangkan, dua SRU lainnya melakukan pencarian secara manual menggunakan perahu karet.
SRU 2 melakukan pencarian dari Jembatan BTB 22 (Jatikarya) sampai Jembatan Daolong sejauh 1,3 kilometer. Sementara, SRU 3 mencari dari Jembatan Daolong sampai sejauh satu kilometer menggunakan perahu karet milik PMI Karawang.
Adapun, operasi pencarian kali ini melibatkan Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur. Antara lain, Basarnas Bandung, BPBD Karawang, Polsek Teluk Jambe barat, Koramil Teluk Jambe, KRI Karawang, MTA Karawang, PMI Karawang.
Pencarian juga dibantu Wanadri, Scout Rescue, KALANDRA, Aparatur desa Setempat, PROTEK, INAFIS Polres Karawang, RMI, SAGARA, SATPOL PP Karawang, Tagana, BURIAL, AMPIBI dan RAPI. (*)


You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS







graliontorile
7 Agustus 2022 at 16:33
You should take part in a contest for one of the best blogs on the web. I will recommend this site!