Regional
Korban Tawuran Akan Lakukan Somasi Dan Laporkan Ke Polisi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Simpang siur informasi ditengah masyarakat terkait pemicu insiden tawuran antar dua kelompok masa pemuda di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, perlahan mulai terungkap.
Insiden tawuran bermula lantaran terjadi aksi penyerangan rumah Ketua Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan, Topan Sopian, oleh sekelompok pemuda dari salah satu organisasi masyarakat.
Menurut pengakuan korban, aksi tawuran dua kelompok pemuda di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, berawal dari kedatangan sekelompok pemuda salah satu ormas di Kecamatan Rengasdengklok yang melakukan penyerangan dan pengerusakan secara tiba-tiba.
“Saya juga engga tahu kenapa tiba-tiba rumah saya yang diserang, lalu dirusak oleh sekelompok pemuda dari ormas yang sebelumnya sebenarnya sudah duduk bersama membicarakan persoalan pengelolaan lahan pertokoan baru di wilayah Dusun Rengasjaya. Saya sendiri sudah memfasilitasi hingga pemiliknya berencana untuk ketemu Minggu besok. Entah kenapa tiba-tiba rumah saya diserang, lalu saudara saya dianiaya,” jelasnya.
Berdasarkan barang bukti rekaman CCTV yang terpasang di halaman klinik depan rumah Topan Sopian, terlihat kedatangan sekelompok pemuda menggunakan sepeda motor yang diduga turut membawa senjata tajam secara bergerombol tampak berhenti hendak melakukan aksi penyerangan dari mulai halaman klinik menuju rumah korban.
Akibat pengerusakan tersebut, kondisi rumah Topan Sopian mengalami kerusakan cukup berat.
“Setelah merusak rumah saya, mereka juga menganiaya saudara kami yang hendak menolong dan meredakan situasi di tempat kejadian perkara. Oleh karena itu, aksi tawuran pun terjadi dan sampai meluas hingga mengundang rekan rekan sesama karang taruna turun membantu,” jelasnya.
Sementara, ungkap Dedi, selaku korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh kelompok pemuda dari ormas di Kecamatan Rengasdengklok harus mendapatkan perawatan serius pada bagian kepala belakang setelah terkena sabetan senjata tajam pada saat hendak meredakan situasi di kediaman Ketua Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan yang juga dikenal sebagai adik kandungnya.
Lanjut Dedi, dirinya tidak terima simpang siur informasi yang berkembang insiden tawuran yang terjadi di Kecamatan Rengasdengklok, di picu terkait pengelolaan sampah di Perumahan Kalang Suria, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok.
“Saya akan somasi pemberitaan yang menyudutkan pengelolaan sampah pada pihak kami sebagai pemicu aksi tawuran. Khususnya pada narasumber pemberitaan betinisial RBT akan kami laporkan ke Kepolisian karena telah menyebarluaskan hoak di tengah masyarakat,” ancamnya.
Hingga berita ini diturunkan, ketika dihubungi melalui nomor ponselnya, RK Hasyim ataupun nama-nama yang disebut dalam organisasi masyarakat yang diduga melakukan aksi penyerangan diketahui belum bisa dimintai keterangan. (sgt)

You may like

Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang

Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan

Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan

Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!

Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang

Hadirkan Kenyamanan Umat Kristiani, Polres Karawang Jamin Kekhusyukan Misa Kenaikan Isa Al-Masih
Pos-pos Terbaru
- Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang
- Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan
- Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan
- Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!
- Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang







