Regional
Komitmen Pelaksanaan MBKM, Unsika Bakal Terapkan Konsep ABCD
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) bakal menerapkan konsep ABCD sebagai bentuk komitmen pelaksanaan MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka).
Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melakukan transformasi pendidikan melalui kebijakan MBKM. Salah satu programnya adalah hak belajar tiga semester di luar program studi dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan pendidikan tinggi.
Magang, studi/proyek independen, penelitian, kewirausahaan, mengajar di sekolah, pertukaran mahasiswa, membangun desa, proyek kemanusiaan, dan bela negara merupakan sembilan bentuk MBKM,” kata Rektor Unsika Prof. Dr. Sri Mulyani, Ak., ACPA., CA.
Masih kata Rektor, Unsika di bawah tim kewareksatuan sedang mempersiapkan konsep ABCD (Artificial Inteligence/AI), Blockchain (B), Cloud Computing (C), dan Data Analytics (D) sebagai bagian dari mata kuliah wajib.
Rektor yakin konsep ABCD akan mampu mendukung perkembangan pelaksanaan MBKM di era digital karena tidak ada satupun aktivitas MBKM yang tidak terkait dengan digitalisasi.
Guna memberikan pemahaman yang tepat dan memotivasi seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan untuk aktif dalam kegiatan MBKM, Unsika menggelar kuliah umum dengan tema ‘Penerapan Kampus Merdeka di Era Digital Guna Mencapai Unsika yang Inovatif, Kompetitif, dan Unggul’, Rabu (29/12/2021).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan undangan terbatas di aula Unsika dan dihadiri oleh ribuan mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidikan Unsika melalui daring.
Tidak hanya dihadiri mahasiswa Unsika, kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa inbound Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang berasal dari berbagai perguruan tinggi.
Kegiatan ini mengundang Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Dr. Ir. Paristiyanti Nurwadani sebagai pemateri.
Tidak hanya memberikan apresiasi atas prestasi yang mampu dicapai oleh Unsika, Sesdirjendikti juga mengajak seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan Unsika untuk bersatu dalam menjalankan MBKM dapat menjadi perguruan tinggi yang inovatif, kompetitif, dan unggul.
“Saya sangat yakin dari kegiatan kuliah umum pagi ini, akan semakin menjamin bahwa Unsika jaya, kini, masa depan, dan selamanya,” ungkapnya. (*)


You may like

Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS

Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan

Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang

Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern

12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






