Regional
KNKT Sebut Truk Kecelakaan Maut Bekasi Layak Jalan
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan truk yang kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, hingga mengakibatkan 10 orang tewas tersebut layak jalan.
Penilaian tersebut disampaikan usai KNKT melakukan pemeriksaan pada truk dan sopir terkait. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa semua sistem rem bekerja dengan baik dan tidak ditemukan kerusakan.
“Dari hasil pemeriksaan semua sistem rem bekerja bagus tidak ada kerusakan sama sekali. Secara keseluruhan layak jalan dan tidak ada masalah dalam pengereman,” ujar senior investigator KNKT Ahmad Wildan dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (1/9/2022) malam.
Kendati demikian, Ahmad mengatakan penyebab kecelakaan berasal dari menurunnya kewaspadaan sopir.
Ahmad juga menyebut awalnya sopir mengaku mengantuk. Namun setelah diperiksa lebih lanjut, sopir akhirnya mengaku tidak mengantuk melainkan bingung karena salah jalan.
Dia menjelaskan bahwa sopir berencana ke Surabaya dari arah Narogong. Sopir mestinya masuk ke Tol Bekasi Barat tetapi malah masuk ke Kranji.
“Akhirnya [sopir] mengaku tidak mengantuk tapi bingung, salah jalan, bawa muatan berat, melalui jalan yang ramai, mau cari tempat putar enggak paham jalan, pada akhirnya dia mengalami penurunan kewaspadaan (lost of situation awareness),” jelas Ahmad.
“Dia posisi lagi cari tempat berputar, mau gigi tiga malah masuk gigi tujuh. Salah pindahin gigi kata dia,” imbuh Ahmad.
Alih-alih menggunakan gigi rendah saat melintasi jalan menurun, kata Ahmad, sopir malah menggunakan gigi 7.
Ahmad mengatakan hal tersebut membuat sopir sulit mengerem sementara muatan yang dibawa mencapai 55 ton.
Menurut Ahmad, pengereman tidak mampu mengakomodasi besarnya energi kinetik yang dihasilkan dari muatan sebesar 55 ton dengan menggunakan gigi 7 di jalan menurun.
“Saya tanya ada masalah di dalam pengereman, dia bilang bisa ngerem. Tapi enggak pakem karena beratnya terlalu berlebihan terus pakai gigi tujuh,” tambah dia.
Sebelumnya, truk trailer yang membawa besi beton itu menabrak sebuah tower pemancar sinyal di depan SD Negeri Kota Baru II dan III, Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi. Sebanyak 10 orang tewas, empat di antaranya adalah anak-anak. (*)
Sumber: Antara

You may like

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Alfamidi Cabang Bekasi Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi

Aksi Kemanusiaan, Golkar Kabupaten Bekasi Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Korban Banjir

Stok Beras BULOG Karawang Aman, Siap Hadapi Nataru dan Ramadan

BRI Bekasi HI Salurkan Dana PIP

5000 Paket Sembako Program TJSL Disalurkan BRI BO Tambun
Pos-pos Terbaru
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN
- Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
- Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas
- 12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang
- Usung Tagline MOTEKAR, Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Padukan Sektor Sosial, Budaya, Agama, Olahraga, Ekonomi dan Pesta Rakyat







