Regional
KKN Mahasiswa UBP Karawang, Kembangkan Lahan Penghijauan dengan Penanaman Pohon Kelor
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dalam upaya kegiatan penghijauan di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, 16 Mahasiswa KKN 2023 UBP Karawang yang diketuai oleh Muhammad Majid Ramadhan beserta warga Desa Bengle, melakukan kerja bakti dan pemanfaatan lahan untuk bercocok tanam.
Penghujauan ini dilakukan dengan menanam bibit pohon kelor. Hal itu dilakukan usai perangkat desa setempat beserta warga memberikan izin kepada mahasiswa KKN untuk menanam pohon tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (2/7/2023).
Melalui program KKN, mahasiswa diberikan kesempatan untuk kontribusi kepada masyarakat desa dalam penanaman bibit pohon kelor yang telah disiapkan dari mahasiswa itu sendiri.
Kehadiran Mahasiswa KKN di Desa Bengle ini dan partisipasi warga setempat diharapkan bisa bermanfaat untuk kedepannya. Lahan yang sebelumnya tandus, sampah berserakan menjadi lahan yang subur dan memiliki lahan yang ditumbuhi tanaman-tanaman bermanfaat seperti pohon kelor.
Tanaman kelor memiliki nama lain yakni Moringa oleifera Di Indonesia tanaman kelor dikenal dengan nama yang berbeda disetiap daerah, di antaranya kelor (Jawa, Sunda, Bali, Lampung), maronggih (Madura), moltong (Flores), keloro (Bugis), ongge (Bima), murong atau barunggai (Sumatera) dan hau fo (Timur).
Kelor merupakan spesies dari keluarga monogenerik yang paling banyak dibudidayakan, yaitu Moringaceae yang berasal dari India subHimalaya, Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan.
Daun kelor memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan kalsium di dalam tulang.
Daun kelor juga bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit pada persendian dikarenakan oleh penumpukan asam urat, Mengobati penyakit dalam seperti luka lambung, luka usus dan batu ginjal, Batu ginjal merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena terjadinya penyumbatan pada saluran kemih.
Daun kelor dapat memperlancar pencernaan sehingga dengan mengkonsumsi daun kelor yang telah dijadikan masakan secara rutin akan meluruhkan batu ginjal. Bahkan daun kelor dapat mencegah potensi stunting atau kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan perkembangan otak anak akibat kekurangan gizi.

Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 menunjukkan prevalensi Balita stunting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6% di atas batasan yang ditetapkan WHO (20%). Tahun 2015 Indonesia tertinggi ke-2 di bawah Laos untuk jumlah anak stunting.
Indonesia merupakan negara nomor empat dengan angka stunting tertinggi di dunia. Lebih kurang sebanyak 9 juta atau 37 persen Balita Indonesia mengalami stunting (kerdil).
“Padahal tidak perlu biaya mahal untuk mendapatkan kecukupan gizi. Sebab, daun kelor yang banyak tumbuh di lingkungan kita mengandung nutrisi yang tinggi, sehingga bisa mengatasi stunting. Bahkan daun kelor ini kerap dikenal sebagai super food,” jelas mahasiswa KKN UBP prodi Farmasi.
Tanaman kelor ini nyatanya dipercaya mampu untuk pencegahan stunting. Daun kelor sangat kaya akan vitamin dan mineral,kandungan potasiumnya 3x lebih banyak dari buah pisang, kandungan vitamin C 7x lebih tinggi dari jeruk,kandungan kalcium 4x lebih tinggi dari calcium yang terdapat pada susu, vitamin A 4x lebih tinggi dari wortel, bahkan kandungan zat besinya lebih tinggi dari bayam.
Mengatasi stunting tidak harus dengan biaya mahal bayi bisa dapat gizi kelor dari air susu ibu yang mengonsumsi kelor.
Kelor juga mencegah anemia karena zat besinya tinggi. Oleh karena itu kepala desa Bengle mengharapkan agar setiap posyandu yang berdiri mampu untuk ditanami pohon kelor.
“Maka sesuai dengan keinginan dan tujuan para dewan desa untuk melakukan pencegahan stunting, kami memanfaatkan pohon kelor yang melimpah disini untuk nantinya dapat diolah menjadi makanan tambahan yang sehat dan bergizi. Oleh karena itu kami turut membantu masyarakat desa Bengle untuk terus menanam pohon kelor agar daun nya dapat diolah secara terus menerus” jelasnya. (red)


You may like

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi

Polres Karawang Masifkan Pemberantasan Obat Keras, Puluhan Ribu Butir OKT Disita

Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Aliran Kali Kalapa Telukjambe Timur
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir






