Nasional
Kilang Pertamina Cilacap Kebakaran, Begini Kronologinya
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Tangki di kilang minyak PT Pertamina (Persero) di Cilacap, Jawa Tengah, mengalami kebakaran pada Sabtu (13/11/2021) petang. Dalam sejumlah video warga yang diunggah, ledakan kebakaran membuat kobaran api nampak besar.
Menurut Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya, Kebakaran terjadi di salah satu tangki berisi produk Pertalite mulai pukul 19.20 WIB.
Hingga kini, perusahaan belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Di sisi lain, ia memastikan sudah mengevakuasi 80 warga dari sekitar lokasi.
“Untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman, Pertamina sigap lakukan evakuasi sekitar 80 warga dari Kelurahan Lomanis ke tempat pengungsian sementara di Aula Kelurahan Lomanis dan Masjid Baitul Munir, Lomanis,” kata Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (14/11/2021) malam.
Meski demikian, perusahaan memastikan pasokan BBM dan Elpiji ke masyarakat dalam kondisi aman dan tidak mengalami gangguan.
Hingga Minggu (14/11/2021) dini hari tadi, Pertamina menyatakan api masih belum padam. Namun, tangki sudah diisolasi guna mencegah penyebaran api.
“Tangki ini berisi komponen Pertalite sekitar 31.000 kiloliter. Masih komponen, belum jadi produk Pertalite. Alhamdulillah kondisi tangki ini bisa kami isolated,” ujar General Manager Refinery Unit IV Cilacap PT KPI Eko Sunarno.
Ia menyebut saat ini hanya tangki 36 T-102 yang terbakar. Sementara itu, tangki lain di sekitarnya sudah diamankan dan saat ini dalam tahap pendinginan.
Terkait unit proses, Eko memastikan pihaknya dapat menyesuaikan untuk mengikuti alih tangki sehingga semuanya dapat berjalan normal.
“Hanya kapasitas kami sesuaikan. Transfer produk Pertalite ke TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Lomanis juga masih berlangsung dari Tangki 36 T-101 dan Alhamdulillah bisa kami kendalikan,” ucapnya.
Eko menyatakan bahwa hingga saat ini Pertamina masih berupaya memadamkan api secara intensif menggunakan High Capacity Foam Monitor. “Mudah-mudahan dengan sekali tembak bisa padam,” katanya.
Lebih lanjut, Eko memastikan bahwa kebakaran ini tak menimbulkan korban jiwa karena seluruh pekerja di dalam area kilang, terutama yang berasal dari pihak ketiga, telah dievakuasi keluar.
Selain itu, Pertamina juga sudah mengevakuasi sekitar 80 warga yang bermukim di daerah sekitar kilang itu ke tempat aman.
Menurut dia, arus lalu lintas di sekitar area kilang juga sudah dialihkan melalui jalan baru.
Ini bukan kali pertama kilang Pertamina di Cilacap terbakar. Pada Juni lalu, kebakaran juga terjadi di area pertangkian 39 Pertamina RU IV Cilacap.
Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pun meminta agar penyebab kebakaran tangki di kilang di Cilacap kali ini diusut tuntas karena insiden serupa kerap terulang.
“Hati-hati, dan pastikan penyebabnya, karena sudah sering terulang yang sama,” kata Ahok. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com

You may like

Dari Bau Amonia ke Wangi Cuan: Kisah Sukinah dan Transformasi Limbah Rajungan di Desa Sukajaya

PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Apresiasi Polda Banten Tindak Oknum di SPBU Kota Serang

Rayakan Semangat Pemberdayaan Perempuan, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Dorong Pertumbuhan UMK Lewat SMEXPO Kartini 2025

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Salurkan Bantuan Banjir di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang







