Connect with us

Regional

Ketua GMPI Rengasdengklok Peringatkan KACAB PT.POS Soal Data Bansos

Published

on

KARAWANG – Menjelang jadwal proses penyaluran program bantuan Sosial bagi masyarakat dari Pemerintah pusat melalui PT Pos Indonesia, Ketua DPC GMPI Rengasdengklok, Are Sanjaya, mewanti-wanti pada pihak penyalur dana bantuan sosial, yakni PT Pos Indonesia agar fokus dan serius melakukan verifikasi data penduduk penerima bantuan.

Alasannya, lanjut Dia, PT.Pos Indonesia selaku pihak ke tiga yang diberikan kuasa dan tugas untuk menyalurkan dana bantuan sosial dari Pemerintah pusat diketahui kerap mengalami “human error” alias kecolongan pada saat dilakukan proses validasi data penerima bantuan sehingga memunculkan transaksi yang mencurigakan,

Menurut keterangan Ketua DPC GMPI Rengasdengklok, Are Sanjaya, berdasarkan riwayat temuan dan juga laporan masyarakat pada proses penyaluran Bansos dari Pemerintah melalui PT.Pos Indonesia yang saat ini masih ditangani oleh Kejaksaan Negeri Karawang ditengarai terjadi akibat human error.

Seperti diketahui, lanjut Dia, human error bisa saja terjadi secara sengaja atau tidak disengaja dalam proses penyerahan dana bansos kepada penerima dari PT Pos Indonesia, mengingat proses validasi dilakukan hanya melibatkan pendamping dari kementrian maupun dinsos, pihak Pemerintah desa hingga tingkat kecamatan,

“Kita dari unsur masyarakat yang juga memiliki fungsi pengawasan tidak dilibatkan. Sementara, kita sebagai masyarakat lebih paham dan mengenali siapa saja yang berhak menerima, yang secara status sosial sudah tidak pantas menerima. Atau siapa saja yang masuk data masih tercatat menerima, meski yang bersangkutan sudah tidak tinggal dan menetap,”jelas Ketua.(sgt)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement