Connect with us

Regional

Ketua APPP Mengutuk Keras Tindakan yang Dilakukan Oknum Terhadap Perawat RS Siloam Sriwijaya

Published

on

PALEMBANG – Ketua Aliansi Pemuda Peduli Palembang Rubi Indiarta, Mengutuk keras tindakan yang di lakukan oleh oknum terhadap perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang

Rubi mengatakan akan kawal kasus kekerasan terhadap perawat agar mendapat keadilan dan berakhir di jeruji besi untuk pelaku penganiayaan tersebut dan memberikan efek jera dan peringatan bagi yang lainnya.

“Sebab ini akan jadi insiden buruk bagi dunia kesehatan di Sumatera Selatan (Sumsel), apabila di biarkan,” katanya, Jum’at (16/04/2021)

Rubi yang juga Sekretaris KNPI Sumsel ini mengatakan sunggguh sangat di sayangkan di tengah dunia sedang menghadapai pandemi covid 19 ini hal itu terjadi.

“Sementara kita sangat membutuhkan bahkan sangat tergantung dengan mereka yg sudah susah payah mengorbankan tenaga dan segala macamnya untuk agar pasien bisa sehat. Apapun alasannya ini tidak bisa di biarkan. Dan kami pastikan dalam waktu 2×24 jam apabila pelaku tidak diproses dan tidak di tangkap maka kami akan melakukan aksi solidaritas dan demo di Polda untuk mengawal proses ini.
Terakhir kami berharap tidak adalagi korban korban yang sama terhadap para pahlawan kesehatan ini,” pungkas Rubi.

Terkait pernyataan tersebut sebelumnya Christina Remauli (28) yawarga Komplek Griya Sukajadi Permai Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, melaporkan JS pelaku kekerasan ke Mapolrestabes Palembang, karena telah dianiaya di dalam Ruangan IPD 6 Kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kamis (15/4/2021) pukul 13.40 WIB.

Kepada petugas, korban menjelaskan awalnya pelaku memanggil korban untuk menemuinya dilokasi. Sesampainya, korban bersama saksi CH mendatangi pelaku.

“Disana pelaku bertanya kepada saya bagaimana bisa mencabut infus dari tangan anaknya, belum sempat dijawab dia langsung menampar wajah saya sebelah kiri. Bukan itu saja, pelaku juga menendang perut saya ketika saya berlutut dihadapannya. Teman saya yang ada disana, langsung melerai dan membawa saya pergi,” jelas korban.

Kepada Wartawan, Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol Moch Abdullah membenarkan adanya laporan korban sedang dalam proses penyelidikan.

“Laporannya sudah kami terima dan kini masih dalam proses penyelidikan unit reskrim,” terang Kasubag Humas. (sya)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement