Regional
Kesal Banyak THM di Karawang Langgar Larangan Pemkab Selama Ramadhan, Bupati Langsung Ambil Tindakan Tegas
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi melarang seluruh karaoke beroperasi selama bulan Ramadhan dan menyegel sejumlah tempat karaoke yang membandel tak menaati 10 larangan Ramadhan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
Keputusan ini diambil usai Bupati Karawang, Aep Syaepuloh bersama Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono dan Dandim 0604 Karawang, Dede Hermawan sidak ke sejumlah tempat karaoke dan menemukan masih ada sejumlah karaoke yang nekat masih menjual miras dan buka jam operasional di luar aturan 10 larangan Ramadhan yakni jam 21.00 WIB sampai 24.00 WIB.
Aep bersama Kapolres dan Dandim tak kuasa menahan kekesalannya ketika sidak ke sejumlah tempat karaoke dan menemukan masih ada yang menjual miras sebagian bahkan ada yang kucing-kucingan menutup gebang pintu masuk padahal di dalamnya ada ada aktivitas yang dilarang selama bulan Ramadhan yakni penjualan miras dan memulai karaoke dari jam yang dilarang oleh pemerintah daerah.
“Kami sudah memberikan toleransi dengan boleh buka 3 jam, asal jangan menjual miras dan memakai pakaian sopan, ini masih ada yang melanggar semuanya. Mulai malam ini kami segel tidak boleh lagi ada aktivitas,” ujar Aep, Sabtu (16/4) malam.
Aep menuturkan, dengan adanya temuan ini, ia bersama jajaran Muspida Karawang memutuskan untuk menutup seluruh operasional karaoke di seluruh Karawang selama bulan Ramadhan.
“Besok (Minggu, red), tak perlu menunggu hari Senin, saya sudah meminta Satpol PP memanggil semua pengelola tempat karaoke dan menyampaikan tak boleh lagi ada karaoke yang buka,” tutur dia.
Jika masih ada yang nekat kucing-kucingan buka setelah seluruh karaoke dilarang buka operasional, Aep menegasakan, pemerintah daerah tak akan segan-segan mencabut izin operasional karaoke tersebut secara permanen.
“Jika setelah dilarang masih ada yang nekat buka, itu beda lagi urusan, langsung kami cabut izin operasionalnya,” kata Aep.
Pemantauan awak media Sabtu (16/4/2024), Bupati Karawang, Aep Syaepuloh bersama jajaran Muspida Karawang mendatangi sejumlah tempat karaoke untuk memastikan 10 larangan Ramadhan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah ditaati oleh pengelola tempat karaoke. Namun nyatanya saat sidak, para pengelola kucing-kucing melanggarnya. Mereka pun terlihat kaget saat tiba-tiba didatangi oleh rombongan bupati.
Sebagai informasi, sebelumnya, menjelang memasuki bulan Ramadhan, Pemkab Karawang melalui Satpol PP mengeluarkan edaran 10 larangan Ramadhan yang salah satunya poinnya berisikan “Para pengusaha/pengelola karaoke dapat membuka usahanya mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB (sudah off) dengan ketentuan sebagai berikut, menutup tempat usahanya pada H-1 menjelang awal Ramadan dan membuka kembali usahanya pada Ramadhan hari ketiga.
Menutup kembali H-2 ldul Fitri dan membuka kembali usahanya pada H+3 setelah ldul Fitri. Karyawan dan karyawati yang bertugas menggunakan busana yang sopan dan dilarang menyediakan atau menjual minuman keras.
Pemkab Karawang tetap memberikan sedikit toleransi agar karaoke bisa tetap buka dengan syarat yang ketat dan jam operasional yang singkat mempertimbangkan para karyawannya yang juga tetap butuh pemasukan selama bulan Ramadan.
Namun, dengan adanya temuan saat Bupati sidak, poin 2 dalam 10 larangan ramadan tersebut akan dicabut dan diubah menjadi semua karaoke full dilarang beroperasi selama bulan Ramadhan. (red)

You may like

Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput

Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN

Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan

Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas

12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang

Usung Tagline MOTEKAR, Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Padukan Sektor Sosial, Budaya, Agama, Olahraga, Ekonomi dan Pesta Rakyat
Pos-pos Terbaru
- Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN
- Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
- Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas
- 12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang






