Connect with us

Regional

Kasi SMP Disdikpora Karawang Diterpa Isu Miring

Published

on

KARAWANG – Pembangunan rehabilitasi gedung sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 untuk SMP menuai isu yang tak sedap, di mana untuk mendapatkan rehab sekolah tersebut harus mengeluarkan sejumlah dana.

Kasi SMP Yanto terkena imbas issue tersebut, padahal dirinya baru menduduki jabatan kasi di lingkungan Disdikpora Karawang.

“Bingung, saya belum lama duduk, sudah diterpa isu seperti itu, mengunjungi sekolah pun bisa dihitung dengan jari, ditambah turun sekolah juga berdasarkan perintah dari pimpinan, ” paparnya, Selasa (15/2/2022).

Lanjutnya, dirinya tidak pernah mengkondisikan apapun di sekolah, survey kondisi gedung sekolah murni untuk melihat kondisi sekolah, guna menentukan mana sekolah yang mendapatkan prioritas untuk mendapatkan rehabilitasi bangunan.

“Untuk menepis isu tersebut, di telusuri Dan memang Ada sekolah yang mendapatkan dak tersebut terkesan saling lempar, hanya saja untuk menuding langsung, kita tidal Ada alat buktinya,” tandasnya.

Terpisah, pemerhati pendidikan Karawang, Imron Rosadi mengatakan, adanya isu seperti itu bukan barang baru, sudah sering terjadi di lingkungan Disdikpora Karawang. Dimana kalau pihak sekolah membutuhkan rehabilitasi sekolah tidak gratis, apalagi bersumber dari DAK, tidak semua sekolah bisa mendapatkan DAK dengan mudah, diperkirakan ada sebuah kuncian tersendiri, tidak hanya pelaporan Dapodik.

Dia mengungkapkan, Isu persentasi dak alangkah baiknya di telusuri pihak disdikpora.

“Berantas oknum-oknum yang memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan sendiri,” tegasnya. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement