Regional
Kasatpol PP Garut Sebut Anggota yang Diduga Tidak Netral Kena Sanksi Sosial
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut, Jawa Barat Usep Basuki Eko menyebutkan sejumlah anggotanya yang diduga tidak netral mengalami kondisi trauma dan juga mendapatkan sanksi sosial di lingkungan masyarakat maupun rekan kerjanya akibat dampak membuat video dukungan terhadap calon wakil presiden nomor urut 2.
“Sanksi sosial dari masyarakat juga itu sangat berat bagi mereka,” kata Basuki Eko, Senin (8/1/2024), dikutip dari Antara.
Ia mengatakan, anggota Satpol PP Garut yang berjumlah 13 orang itu mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan perbuatannya yang membuat gaduh karena menyampaikan dukungan terhadap salah satu calon wakil presiden.
Akibat perbuatannya itu, sejumlah anggota Satpol PP mengaku mendapatkan sanksi sosial dengan banyaknya orang tahu tentang video tersebut. Termasuk di tempat kerja, rekan-rekan di kantornya tentu marah dampak dari video yang menyatakan diri tidak netral itu berdampak pada anggota Satpol PP Garut lainnya.
“Teman-temannya kan pada marah semua. Sampai emosi teman-temannya itu karena mereka sudah netral, ini gara-gara ini kan dicap tidak netral,” katanya.
Ia mengungkapkan sebagai pimpinan sudah beberapa kali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk menjaga netralitas dalam pemilu.
Namun adanya kejadian itu, Basuki mengatakan, tentu harus siap dengan konsekuensinya untuk menjalani proses pemeriksaan, dan memberikan keterangan yang sebenar-benarnya.
“Saya suruh untuk kooperatif, terus bicara apa adanya, terus saya juga kuatkan mental mereka,” katanya.
Ia menambahkan, terkait kasus itu seluruh pimpinan di Satpol PP Garut sudah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Garut dam Badan Kepegawaian Daerah kemudian disampaikan apa adanya terkait video tersebut.
Selain itu, lanjut dia, Satpol PP Garut juga berkoordinasi dengan Bawaslu Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap anggota yang diduga tidak netral itu.
“Saya serahkan semua, data-data juga sudah saya sampaikan,” katanya.
Sebelumnya, video berdurasi 19 detik menayangkan sejumlah anggota Satpol PP Garut berstatus tenaga kontrak menyatakan diri dukungan terhadap cawapres Gibran tersebar di sejumlah media sosial dan Grup WhatsApp masyarakat Garut. (*)
Sumber: Antara


You may like

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri

Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City

Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang

Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya

Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang

Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya






